Universitas Gadjah Mada Agroindustri
Sekolah Vokasi
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang
    • Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri
    • Profil Lulusan
    • Prestasi Mahasiswa
    • Dosen
    • Teknisi Laboratorium
  • Pendidikan
    • Kurikulum
  • Riset
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Kemahasiswaan
  • Berita
  • Unduh
  • FAQ
  • Beranda
  • Informasi Terkini
  • page. 3
Arsip:

Informasi Terkini

Dari Teori ke Praktik: Menilik Kegiatan Magang Mahasiswa di Divisi Quality Control PT Charoen Pokphand

Informasi TerkiniKegiatan Mahasiswa Monday, 27 April 2026

Salatiga – Dalam rangka meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang industri pangan, dua mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri, yaitu Jane dan Alya, melaksanakan kegiatan magang di PT Charoen Pokphand Indonesia – Food Division Salatiga. Program ini berlangsung selama empat bulan, terhitung sejak 5 Januari hingga 8 Mei 2026. Kegiatan magang ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kurikulum akademik, tetapi juga sebagai implementasi nyata dalam mengintegrasikan teori dengan praktik industri, khususnya pada perusahaan pangan skala besar yang dikenal melalui produk olahannya seperti Fiesta.

Selama pelaksanaan magang, mahasiswa ditempatkan pada Divisi Quality Control dan Laboratorium, dengan fokus pada penguatan kompetensi di bidang pengendalian mutu (quality control). Mahasiswa terlibat langsung dalam aktivitas pengujian kualitas produk, yang mencakup evaluasi bahan baku, proses produksi, hingga produk akhir. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian produk terhadap standar mutu dan spesifikasi yang telah ditetapkan perusahaan, sekaligus berkontribusi pada SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dalam mendukung proses industri yang andal dan berstandar tinggi.

Selain itu, mahasiswa juga mempelajari dan mengimplementasikan Standard Operating Procedure (SOP) serta Good Manufacturing Practices (GMP) sebagai bagian dari sistem jaminan mutu dan keamanan pangan. Penerapan kedua aspek tersebut menjadi landasan penting dalam menjaga konsistensi kualitas produk di industri pangan, serta selaras dengan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui praktik produksi yang aman dan terkontrol. 

Dalam aspek keamanan pangan (food safety), mahasiswa melakukan analisis menggunakan pendekatan Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) pada produk nugget dan sosis untuk mengidentifikasi titik kendali kritis dalam proses produksi. Kegiatan ini dilengkapi dengan identifikasi potensi bahaya kerja melalui metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) sebagai bagian dari penerapan sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). 

Selain memperoleh pengalaman teknis, mereka juga mendapatkan manfaat dalam pengembangan relasi profesional serta wawasan yang lebih luas terkait produk dan sistem kerja di perusahaan berskala besar. Dengan demikian, program magang ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang lebih kompeten, profesional, dan siap berkontribusi secara optimal di dunia industri pangan. 

Penulis: Melany Ayudya
Editor: AMR

Mengubah Limbah Kakao Menjadi Nilai Tambah: Inovasi untuk Sistem Pangan Berkelanjutan

Informasi TerkiniRiset Monday, 27 April 2026

Industri kakao global menghasilkan limbah dalam jumlah besar, dengan kulit buah kakao (cocoa pod husk/CPH) sebagai fraksi terbesar. Selama ini, CPH umumnya dianggap sebagai limbah pertanian yang kurang dimanfaatkan, bahkan sering menimbulkan permasalahan lingkungan seperti penumpukan biomassa, potensi pencemaran, dan berkembangnya penyakit tanaman. Namun demikian, perkembangan riset terkini menunjukkan bahwa limbah ini memiliki potensi besar sebagai sumber bahan baku bernilai tinggi, khususnya sebagai sumber pektin—senyawa hidrokolloid yang banyak digunakan dalam industri pangan.

Penelitian doktoral yang dilakukan di Universiti Putra Malaysia dengan dukungan beasiswa UPM-SEARCA dan kerja sama dengan Malaysian Cocoa Board (MCB) berfokus pada upaya valorisasi limbah kulit buah kakao melalui pendekatan teknologi proses yang berkelanjutan. Studi ini menitikberatkan pada optimalisasi metode ekstraksi ramah lingkungan untuk menghasilkan pektin berkualitas tinggi dari CPH, sehingga limbah yang selama ini terabaikan dapat diubah menjadi bahan baku fungsional bagi industri pangan.

Gambar 1. Dokumentasi saat Pengambilan Sampel CPH di MCB Bagan Datuk

Pendekatan utama dalam penelitian ini adalah penerapan teknologi subcritical water extraction, yaitu metode ekstraksi berbasis air pada kondisi suhu dan tekanan terkendali yang memungkinkan pemisahan senyawa bioaktif secara efisien tanpa penggunaan pelarut kimia berbahaya. Selain itu, dilakukan pula perlakuan awal terhadap bahan baku untuk meningkatkan karakteristik fisikokimia CPH, sehingga proses ekstraksi menjadi lebih optimal dan menghasilkan pektin dengan kualitas yang lebih baik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kulit buah kakao memiliki potensi kuat sebagai sumber alternatif pektin yang berkelanjutan dan kompetitif secara industri.

Gambar 2. Pemanenan Pektin Basah dari Ekstraksi CPH

Kontribusi penelitian ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:

  1. SDG 1 (Tanpa Kemiskinan): Pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk bernilai tambah membuka peluang ekonomi baru bagi petani kakao dan pelaku agroindustri, terutama di wilayah pedesaan.
  2. SDG 2 (Tanpa Kelaparan): Optimalisasi pemanfaatan hasil samping pertanian mendukung efisiensi sistem pangan dan mengurangi kehilangan sumber daya, sehingga berkontribusi pada ketahanan pangan berkelanjutan.
  3. SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera): Pengembangan bahan pangan fungsional seperti pektin mendukung inovasi produk pangan yang lebih sehat dan berkualitas bagi masyarakat.

Lebih dari itu, penelitian ini mencerminkan pendekatan ekonomi sirkular dalam sistem agroindustri, di mana limbah tidak lagi dipandang sebagai akhir dari rantai produksi, melainkan sebagai sumber daya baru yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Transformasi ini menegaskan bahwa inovasi berbasis sains dan teknologi memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan lingkungan dan pangan global.

Salah satu pesan kunci dari penelitian ini adalah bahwa keberlanjutan tidak hanya tentang mengurangi limbah, tetapi juga tentang menciptakan nilai dari limbah itu sendiri. Dengan memanfaatkan potensi kulit buah kakao, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan sistem pertanian yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi tinggi.

Penulis: Satria Bhirawa Anoraga, Ph.D

Dosen, Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri, Universitas Gadjah Mada

Penerima Beasiswa UPM–SEARCA

Editor: Putri Rousan Nabila

Mahasiswa Pengembangan Produk Agroindustri Perkuat Kompetensi Industri Melalui Magang di CV Ganep Lintas Generasi

AgendaInformasi TerkiniKegiatan Mahasiswa Thursday, 16 April 2026

SURAKARTA – Dalam upaya mewujudkan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), tiga mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri (Rani, Nurul, dan Prasetyaning) telah sukses menyelesaikan program magang intensif selama tiga bulan (8 Februari – 8 Mei 2026) di CV Ganep Lintas Generasi, Surakarta. Magang ini bukan sekadar pemenuhan kurikulum, melainkan langkah nyata dalam menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan praktik industri di salah satu perusahaan roti legendaris di Kota Solo.

Di tempatkan di Divisi Produksi, ketiga mahasiswa terlibat aktif dari hulu hingga hilir dalam pembuatan roti basah dan kering. Fokus utama mereka adalah memastikan standar mutu yang ketat melalui Quality Control (QC). Hal ini mencakup pengukuran teknis seperti memastikan konsistensi rasa dari kadar gulanya (°Brix) dan menjamin keamanan dan daya simpan produk dari tingkat keasamannya (pH). Kegiatan ini secara langsung mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui optimalisasi proses produksi skala UMKM/Industri menengah menuju standar yang lebih presisi. Tak hanya di area produksi, mereka juga berkontribusi pada manajemen rantai pasok. Mulai dari pengemasan, pelabelan, hingga sistem distribusi berbasis barcode. 

Salah satu poin unik dalam pengalaman ini adalah keterlibatan mereka dalam pengolahan Kecik, produk tradisional ikonik dari CV Ganep. Proses penggilingan hingga penyajian yang membutuhkan ketelitian tinggi memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya menjaga warisan kuliner lokal di tengah arus modernisasi.

Di luar aspek teknis, lingkungan kerja di Jalan Sutan Syahrir No. 176 ini menempa kemampuan kolaborasi dan komunikasi mereka.

“Pengalaman ini tidak hanya mempertajam kemampuan analisis kami dalam menyelesaikan masalah produksi, tetapi juga memberikan perspektif baru tentang pentingnya kerja tim dan hubungan kemanusiaan di dunia kerja,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa.

Penutupan program magang ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengeksplorasi dunia industri dan berkontribusi pada pencapaian target-target pembangunan berkelanjutan melalui keilmuan yang ditekuni.

Penulis: Melany Ayudya Syauma Putri
Editor: AMR

Program Studi PPA UGM Raih Akreditasi Baik Sekali Periode Tahun 2026–2031

Informasi TerkiniPengumuman Akademik Thursday, 16 April 2026

Program Studi Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri (PPA), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, resmi memperoleh peningkatan status akreditasi menjadi “Baik Sekali”, terhitung mulai tanggal 17 Maret 2026 sampai dengan 17 Maret 2031, yang diberikan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Capaian ini menjadi langkah strategis dalam upaya peningkatan mutu pendidikan serta penguatan daya saing program studi di tingkat nasional. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan pendidikan di PPA telah memenuhi standar yang lebih tinggi. Hal tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari kualitas dosen hingga sistem tata kelola akademik. Dengan capaian ini, PPA semakin memperkuat posisinya sebagai program studi vokasi yang kompetitif.

Peningkatan akreditasi ini tidak hanya mencerminkan kualitas pendidikan yang semakin baik, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pengembangan program studi secara menyeluruh. Aspek kurikulum, fasilitas pembelajaran, serta sistem manajemen akademik mengalami penguatan yang signifikan. Perubahan status ini turut meningkatkan kepercayaan publik terhadap Program Studi PPA sebagai institusi pendidikan yang kredibel. Hal ini diharapkan dapat mendorong peningkatan minat calon mahasiswa serta memperkuat daya tarik program studi dalam menjaring mahasiswa berkualitas. Selain itu, peningkatan akreditasi juga memperluas peluang kerja sama dengan mitra industri, pemerintah, maupun institusi internasional.

Dalam aspek pendanaan, status akreditasi “Baik Sekali” membuka peluang lebih besar bagi program studi untuk mengakses berbagai skema hibah, baik nasional maupun internasional. Banyak program pendanaan yang memprioritaskan institusi dengan akreditasi tinggi sebagai indikator kualitas. Hal ini memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan kegiatan akademik, penelitian, serta inovasi di lingkungan PPA. Selain itu, kolaborasi dalam bidang riset dan pengembangan program bersama juga menjadi lebih terbuka. Dukungan pendanaan ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.

Dampak positif dari peningkatan akreditasi juga dirasakan oleh lulusan Program Studi PPA. Lulusan memiliki peluang yang lebih besar untuk diterima di dunia kerja maupun melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Status akreditasi menjadi salah satu indikator yang dipertimbangkan oleh industri dan institusi pendidikan dalam menilai kualitas lulusan. Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi lulusan PPA semakin diakui dan memiliki daya saing yang lebih kuat. Dengan demikian, peningkatan akreditasi turut berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang agroindustri.

Di sisi internal, proses peningkatan akreditasi mendorong penguatan sistem manajemen, pengembangan kurikulum, serta pelaksanaan evaluasi berkelanjutan. Perbaikan ini menjadi fondasi penting dalam memastikan kualitas pendidikan tetap terjaga dan terus meningkat. Program studi juga menjadi lebih adaptif dalam merespons perkembangan kebutuhan industri dan dunia kerja. Upaya ini dilakukan secara sistematis untuk mencapai standar yang lebih tinggi di masa mendatang. Dengan demikian, PPA memiliki kesiapan yang lebih baik untuk berkembang menuju tingkat keunggulan.

Capaian ini juga sejalan dengan komitmen Program Studi PPA dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Peningkatan mutu pendidikan berkontribusi pada pencapaian SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Peningkatan kualitas lulusan turut berkontribusi pada SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Selain itu, penguatan kolaborasi dengan industri mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Melalui capaian ini, Program Studi PPA menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas kolaborasi, serta menghasilkan lulusan yang adaptif dan siap berkontribusi di sektor agroindustri.

Dari Praktikum ke Industri, Mahasiswa PPA UGM Pelajari CPPOB Secara Langsung

AgendaInformasi TerkiniKegiatan Mahasiswa Monday, 13 April 2026

Pada hari Rabu, 1 April 2026, mahasiswa Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri (PPA), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, melaksanakan kunjungan industri ke CV Cita Nasional di Salatiga, Jawa Tengah dalam rangka praktikum mata kuliah Mikrobiologi Industri dan Mutu Sensoris (MIMS). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengamati penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) serta sistem sanitasi di industri pengolahan pangan.

Kunjungan ini diikuti oleh mahasiswa PPA angkatan 2025 dan koasistensi (koas) praktikum, dengan total 109 peserta. Kegiatan ini juga didampingi oleh dosen pengampu, yaitu Nadia Awalina B.M, S.T.P., M.FoodScTech., dan Sonia Dora Febri Esa, S.T.P., M.Sc., serta teknisi laboratorium, Rini Setyowati, S.T.P.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi seminar dari pihak CV Cita Nasional yang membahas proses produksi serta pengendalian mutu produk susu dan yogurt. Materi ini memberikan gambaran awal mengenai sistem produksi dan standar kualitas yang diterapkan perusahaan.

Selanjutnya, mahasiswa melakukan observasi langsung terhadap implementasi CPPOB di industri pengolahan susu dan yogurt, mulai dari pengendalian bahan baku, kebersihan fasilitas produksi, hingga prosedur higienitas pekerja. Proses ini mencakup pengawasan kualitas susu segar, pengendalian kontaminasi silang, serta penerapan sanitasi peralatan dan lingkungan produksi secara berkala.

Mahasiswa juga mempelajari alur pengolahan susu dari tahap penerimaan bahan baku hingga distribusi produk jadi, termasuk proses pasteurisasi, homogenisasi, dan pengemasan. Selain itu, mahasiswa memahami bagaimana sistem kontrol kualitas diterapkan pada setiap tahapan produksi untuk memastikan produk memenuhi standar industri.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai implementasi teori yang telah dipelajari dalam praktikum, khususnya dalam aspek pengendalian mutu melalui CPPOB dan sanitasi industri. Pengalaman observasi langsung ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap praktik industri yang sesungguhnya.

“Kegiatan ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata dalam mendukung pemahaman mahasiswa terhadap praktik industri,” ujar Ibu Nadia selaku dosen pendamping.

Kunjungan industri ini menjadi bagian dari upaya Program Studi PPA dalam menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran berbasis praktik yang meningkatkan dan mempersiapkan kompetensi mahasiswa di dunia kerja, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri. Selain itu, pemahaman mengenai penerapan CPPOB dan sanitasi industri turut mendukung SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), terutama dalam memastikan proses produksi pangan yang aman, higienis, dan berkelanjutan.

Pengumuman Hasil Evaluasi Tata Pamong dan Tata Kelola UTS

Informasi TerkiniPengumuman Akademik Sunday, 1 March 2026

Semester Gasal Tahun Akademik 2023/2024

Yogyakarta — Program Studi Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri menyampaikan hasil evaluasi tata pamong dan tata kelola pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) Semester Gasal Tahun Akademik 2023/2024. Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kualitas layanan akademik selama pelaksanaan UTS.

Evaluasi dilakukan berdasarkan lima aspek kualitas layanan, yaitu:

  1. Keandalan (reliability)
  2. Daya tanggap (responsiveness)
  3. Kepastian (assurance)
  4. Empati (empathy)
  5. Bukti fisik/sarana prasarana (tangible)

Secara umum, hasil evaluasi (gambar di bawah) menunjukkan bahwa mayoritas responden memberikan penilaian pada kategori Baik dan Sangat Baik di seluruh aspek. Temuan ini mencerminkan bahwa tata pamong dan tata kelola pelaksanaan UTS telah berjalan dengan baik serta mampu memenuhi harapan mahasiswa.

Pada aspek keandalan, sebagian besar mahasiswa menilai bahwa dosen, tenaga kependidikan, dan pengelola telah menunjukkan kemampuan yang baik dalam memberikan pelayanan akademik.

Pada aspek daya tanggap, mayoritas responden memberikan penilaian Baik, yang menunjukkan bahwa layanan dinilai cepat dan responsif dalam membantu kebutuhan mahasiswa selama periode UTS.

Aspek kepastian (assurance) juga didominasi penilaian Baik dan Sangat Baik, yang menandakan adanya kepercayaan mahasiswa terhadap kesesuaian prosedur dan ketentuan pelaksanaan UTS.

Pada dimensi empati (empathy), mahasiswa menilai bahwa dosen dan pengelola menunjukkan kepedulian serta perhatian yang memadai selama proses evaluasi berlangsung.

Sementara itu, pada aspek bukti fisik (tangible), meskipun mayoritas penilaian berada pada kategori Baik dan Sangat Baik, terdapat proporsi penilaian Cukup dan Kurang yang relatif lebih tinggi dibandingkan aspek lainnya. Hal ini menjadi perhatian program studi untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas, aksesibilitas, dan dukungan teknis dalam pelaksanaan ujian.

Secara keseluruhan, tata pamong dan tata kelola UTS Semester Gasal Tahun Akademik 2023/2024 dinilai telah berjalan efektif dan terstruktur. Hasil evaluasi ini menjadi dasar penyusunan langkah perbaikan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas layanan akademik dan kepuasan mahasiswa pada periode berikutnya.

Demikian pengumuman ini disampaikan sebagai bentuk transparansi dan komitmen terhadap peningkatan mutu layanan akademik.

Pengumuman Hasil Evaluasi Tata Pamong dan Tata Kelola UAS

Informasi TerkiniPengumuman Akademik Sunday, 1 March 2026

Semester Genap Tahun Akademik 2022/2023

Yogyakarta — Selain evaluasi proses pembelajaran, Program Studi Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri juga melaksanakan evaluasi terhadap aspek tata pamong dan tata kelola pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap Tahun Akademik 2022/2023.

Evaluasi dilakukan berdasarkan lima dimensi kualitas layanan, yaitu:

  1. Keandalan (reliability)
  2. Daya tanggap (responsiveness)
  3. Kepastian (assurance)
  4. Empati (empathy)
  5. Bukti fisik/sarana prasarana (tangible)

Hasil evaluasi (grafik di bawah) menunjukkan bahwa mayoritas responden memberikan penilaian pada kategori Baik dan Sangat Baik di seluruh dimensi.

Aspek kepastian (assurance) memperoleh penilaian tertinggi pada kategori Baik, yang menunjukkan bahwa dosen, tenaga kependidikan, dan pengelola dinilai mampu memberikan layanan sesuai ketentuan serta memberikan keyakinan kepada mahasiswa dalam pelaksanaan UAS.

Pada aspek keandalan (reliability) dan daya tanggap (responsiveness), sebagian besar mahasiswa menilai layanan telah berjalan dengan baik, khususnya dalam ketepatan pelayanan dan kecepatan respons terhadap kebutuhan mahasiswa.

Dimensi empati (empathy) juga menunjukkan hasil positif yang mencerminkan adanya kepedulian dan perhatian terhadap mahasiswa selama proses pelaksanaan ujian.

Sementara itu, pada aspek bukti fisik (tangible), meskipun mayoritas penilaian berada pada kategori Baik dan Sangat Baik, masih terdapat sebagian kecil responden yang memberikan penilaian cukup dan kurang. Hal ini menjadi perhatian program studi untuk meningkatkan aksesibilitas serta mengoptimalkan kualitas fasilitas pendukung.

Secara keseluruhan, tata pamong dan tata kelola UAS Semester Genap Tahun Akademik 2022/2023 dinilai telah berjalan dengan baik dan efektif. Program studi berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan layanan akademik secara sistematis dan berkelanjutan guna meningkatkan kepuasan serta kenyamanan mahasiswa.

Demikian pengumuman ini disampaikan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan akademik.

Pengumuman Hasil Evaluasi Perkuliahan dan Ujian Akhir Semester

Informasi TerkiniPengumuman Akademik Sunday, 1 March 2026

Semester Genap Tahun Akademik 2022/2023

Yogyakarta — Program Studi Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri menyampaikan hasil Evaluasi Perkuliahan dan Ujian Akhir Semester (UAS) Semester Genap Tahun Akademik 2022/2023. Evaluasi ini dilakukan untuk mengukur efektivitas proses pembelajaran, kesiapan dosen, serta pengalaman akademik mahasiswa selama satu semester.

Secara umum, hasil evaluasi (grafik di bawah) menunjukkan capaian yang sangat baik, dengan rata-rata skor berada pada rentang tinggi (sekitar 5,7–6,5 dari skala 7). Hal ini menunjukkan bahwa proses pembelajaran telah berjalan secara terstruktur, sistematis, dan sesuai dengan rencana pembelajaran semester (RPS).

Dosen dinilai telah menyampaikan rencana tema dan rencana penilaian di awal perkuliahan dengan sangat jelas. Materi yang diberikan juga sesuai dengan rencana tema perkuliahan, serta tugas dan soal ujian dinilai relevan dengan materi yang telah diajarkan. Implementasi pembelajaran melalui platform digital (Teams, ELOK, dan/atau Zoom) berjalan efektif dan mendukung ketercapaian kompetensi mahasiswa.

Seluruh materi perkuliahan dapat diakses dengan baik oleh mahasiswa, serta alokasi waktu pengerjaan tugas dan ujian dinilai proporsional dengan tingkat kesulitan soal. Mahasiswa juga memiliki kesempatan berdiskusi dengan dosen terkait materi yang belum dipahami.

Meskipun demikian, masih terdapat sebagian mahasiswa yang mengalami kendala teknis dalam pelaksanaan ujian (misalnya saat proses unggah jawaban). Hal ini menjadi perhatian program studi untuk terus meningkatkan kesiapan teknis dan sistem pendukung pelaksanaan evaluasi akademik di masa mendatang.

Hasil evaluasi ini menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran pada Semester Genap 2022/2023 berada pada kategori sangat baik dan tetap akan ditingkatkan melalui perbaikan berkelanjutan.

Demikian pengumuman ini disampaikan. Atas partisipasi mahasiswa dalam memberikan umpan balik, kami ucapkan terima kasih.

Pengumuman Hasil Evaluasi Perkuliahan Tahun Akademik 2021/2022

Informasi TerkiniPengumuman Akademik Sunday, 1 March 2026

Yogyakarta — Program Studi Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri menyampaikan hasil Evaluasi Perkuliahan Tahun Akademik 2021/2022 yang dilaksanakan pada Semester Gasal dan Semester Genap. Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur mutu proses pembelajaran serta menjadi dasar perbaikan berkelanjutan dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas akademik. ecara grafis, hasil evaluasi disajikan pada grafik yang tersedia.

Secara umum, hasil evaluasi menunjukkan capaian yang baik hingga sangat baik, dengan rata-rata penilaian berada pada rentang 4,0–6,2 (skala 7). Sebagian besar indikator mengalami peningkatan pada Semester Genap dibandingkan Semester Gasal, yang mencerminkan adanya perbaikan dan penyesuaian proses pembelajaran secara berkelanjutan.

Dari aspek sarana dan kesiapan pembelajaran, kualitas jaringan internet dan fasilitas pendukung dinilai memadai, dengan peningkatan kepuasan pada Semester Genap. Materi perkuliahan dapat diakses dengan baik oleh mahasiswa, sehingga mendukung kelancaran proses belajar. Dalam hal perencanaan pembelajaran, dosen telah menyampaikan rencana tema dan rencana penilaian di awal perkuliahan dengan sangat baik. Kesesuaian materi dengan rencana pembelajaran juga menunjukkan konsistensi yang tinggi dan mengalami peningkatan pada semester berikutnya.

Pada aspek pelaksanaan pembelajaran, dosen dinilai telah memberikan tugas dan soal ujian sesuai dengan materi yang diajarkan. Implementasi pembelajaran melalui platform digital seperti Teams, ELOK, dan Zoom berjalan efektif dan menunjukkan tren peningkatan kepuasan mahasiswa. Alokasi waktu untuk pengerjaan tugas dan ujian dinilai sesuai dengan jumlah serta tingkat kesulitan soal yang diberikan.

Meskipun demikian, masih terdapat sebagian mahasiswa yang mengalami kendala teknis dalam pelaksanaan ujian. Hal ini menjadi perhatian program studi untuk terus melakukan perbaikan sistem dan mitigasi risiko teknis di masa mendatang. Program bantuan kuota dari KEMENDIKBUD juga dinilai efektif dalam menunjang pembelajaran daring. Selain itu, mahasiswa merasa memiliki kesempatan yang baik untuk berdiskusi dengan dosen terkait materi yang belum dipahami.

Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, program studi menetapkan beberapa langkah tindak lanjut, antara lain optimalisasi standar operasional perkuliahan untuk memastikan konsistensi penyampaian rencana pembelajaran dan sistem penilaian, peningkatan kesiapan teknis ujian daring melalui penyusunan protokol kendala teknis, penguatan interaksi akademik dua arah, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkala.

Evaluasi perkuliahan ini merupakan bagian dari komitmen budaya mutu yang terus dikembangkan di lingkungan Program Studi Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri. Partisipasi aktif mahasiswa dalam memberikan umpan balik menjadi elemen penting dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang adaptif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas.

Demikian pengumuman ini disampaikan. Atas partisipasi dan kontribusi seluruh mahasiswa dan dosen dalam proses evaluasi ini, kami sampaikan terima kasih. Semoga hasil ini menjadi motivasi bersama untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran di masa yang akan datang.

PPA Laksanakan Kunjungan Industri untuk Penguatan Penelitian, Pengajaran, dan Hilirisasi Produk

AgendaInformasi Terkini Monday, 9 February 2026

Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri (PPA) melaksanakan rangkaian kunjungan industri sebagai upaya penguatan kolaborasi strategis dalam bidang penelitian, pengajaran, dan hilirisasi produk. Kegiatan ini dilaksanakan pada 4–5 Februari 2026 dan menjadi bagian dari langkah prodi dalam memperluas jejaring kemitraan dengan industri makanan dan minuman.

Dalam rangkaian kunjungan ini, tim PPA juga membawa berbagai produk hasil pengembangan yang telah dikemas secara menarik. Produk-produk tersebut merupakan hasil proyek perkuliahan mahasiswa di bawah bimbingan dosen, serta hasil penelitian dosen yang melibatkan mahasiswa. Kehadiran produk ini menjadi gambaran nyata potensi hilirisasi hasil akademik yang siap dikembangkan bersama mitra industri.

Selain fokus pada penguatan kolaborasi penelitian, kunjungan ini juga menjadi ajang validasi implementasi Kurikulum 2026 (K26) yang tengah diterapkan oleh Prodi PPA. Diskusi bersama praktisi industri bertujuan untuk memastikan kompetensi yang diajarkan di kelas selaras dengan kebutuhan dunia kerja serta prinsip link and match antara pendidikan vokasi dan industri.

Kunjungan pertama dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026 ke PT Mirota KSM yang berlokasi di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh lima dosen PPA yang dipimpin oleh Sekretaris Program Studi, Dr. Ratih Hardiyanti, dan disambut oleh perwakilan Divisi Human Resources Development (HRD) serta Research and Development (R&D) PT Mirota KSM. Pertemuan berlangsung dalam suasana diskusi yang konstruktif dengan fokus pada penjajakan kerja sama berbasis keilmuan dan kebutuhan industri.

PT Mirota KSM merupakan perusahaan dengan lini produksi utama susu bubuk untuk berbagai segmentasi usia, mulai dari ibu menyusui hingga lansia. Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak mengidentifikasi sejumlah potensi kolaborasi penelitian, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan dan inovasi produk susu. Selain itu, dibahas pula peluang hilirisasi produk PPA dengan PT Mirota KSM sebagai mitra strategis dalam pengembangan dan pemasaran produk. Pada aspek pengajaran, kerja sama juga diarahkan pada pelaksanaan program magang mahasiswa.

Sebagai kelanjutan rangkaian kegiatan, pada Kamis, 5 Februari 2026, tim PPA melaksanakan kunjungan industri ke PT Charoen Pokphand Indonesia dan CV Cita Nasional di Salatiga. Kunjungan ini diikuti oleh enam dosen PPA dan dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri, Dr. Eng. Annie Mufyda Rahmatika. Pada kedua perusahaan tersebut, tim PPA disambut oleh perwakilan Divisi HRD dan R&D, serta melakukan diskusi terkait penguatan kolaborasi dalam penelitian terapan, pengajaran berbasis industri, dan hilirisasi produk agroindustri.

Di sela-sela kunjungan, tim dosen juga melaksanakan agenda tilik mahasiswa magang yang sedang bertugas di perusahaan mitra. Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk mengevaluasi performa mahasiswa serta memastikan proses pembelajaran di lapangan berjalan optimal sesuai dengan capaian pembelajaran lulusan yang ditetapkan oleh program studi.

Melalui rangkaian kunjungan industri ini, Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan mitra industri dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi yang berkelanjutan, aplikatif, dan berdampak nyata bagi pengembangan sektor agroindustri.

12345…10

Recent Posts

  • Lulusan D4 Pengembangan Produk Agroindustri UGM Siap Bersaing di Dunia Kerja
  • Transparansi & Kualitas Pembelajaran: Prodi PPA SV UGM Rilis Evaluasi Kepuasan Mahasiswa Semester Gasal TA 2025/2026
  • Mengubah Limbah Kakao Menjadi Nilai Tambah: Inovasi untuk Sistem Pangan Berkelanjutan
  • Pemanfaatan Produk Samping Penggilingan Padi sebagai Camilan Sehat Anak Usia Sekolah
  • Perkuat Legalitas dan Pemasaran Digital, Tim PkM PPA SV UGM Dampingi UMKM Pasta Bawang Merah Demangrejo

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter on Hello world!
  2. SITI ZULAIKHA on Pengembangan Produk Agroindustri
  3. Anung Solo on Kurikulum
  4. Wisnu Hari Murti on Kurikulum
  5. esklapasawit on Peneriman Mahasiswa
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Sarjana Terapan
Pengembangan Produk Agroindustri
Sekolah Vokasi
Universitas Gadjah Mada
Jl. Yacaranda, Sekip Unit II
Yogyakarta, Indonesia 55281
Email: agroindustri-sv@ugm.ac.id
Telp.: (0274) 556771

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY