Universitas Gadjah Mada Agroindustri
Sekolah Vokasi
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang
    • Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri
    • Profil Lulusan
    • Prestasi Mahasiswa
    • Dosen
    • Teknisi Laboratorium
  • Pendidikan
    • Kurikulum
  • Riset
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Kemahasiswaan
  • Berita
  • Unduh
  • FAQ
  • Beranda
  • Kegiatan Mahasiswa
Arsip:

Kegiatan Mahasiswa

Dari Teori ke Praktik: Menilik Kegiatan Magang Mahasiswa di Divisi Quality Control PT Charoen Pokphand

Informasi TerkiniKegiatan Mahasiswa Monday, 27 April 2026

Salatiga – Dalam rangka meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang industri pangan, dua mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri, yaitu Jane dan Alya, melaksanakan kegiatan magang di PT Charoen Pokphand Indonesia – Food Division Salatiga. Program ini berlangsung selama empat bulan, terhitung sejak 5 Januari hingga 8 Mei 2026. Kegiatan magang ini tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kurikulum akademik, tetapi juga sebagai implementasi nyata dalam mengintegrasikan teori dengan praktik industri, khususnya pada perusahaan pangan skala besar yang dikenal melalui produk olahannya seperti Fiesta.

Selama pelaksanaan magang, mahasiswa ditempatkan pada Divisi Quality Control dan Laboratorium, dengan fokus pada penguatan kompetensi di bidang pengendalian mutu (quality control). Mahasiswa terlibat langsung dalam aktivitas pengujian kualitas produk, yang mencakup evaluasi bahan baku, proses produksi, hingga produk akhir. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian produk terhadap standar mutu dan spesifikasi yang telah ditetapkan perusahaan, sekaligus berkontribusi pada SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dalam mendukung proses industri yang andal dan berstandar tinggi.

Selain itu, mahasiswa juga mempelajari dan mengimplementasikan Standard Operating Procedure (SOP) serta Good Manufacturing Practices (GMP) sebagai bagian dari sistem jaminan mutu dan keamanan pangan. Penerapan kedua aspek tersebut menjadi landasan penting dalam menjaga konsistensi kualitas produk di industri pangan, serta selaras dengan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui praktik produksi yang aman dan terkontrol. 

Dalam aspek keamanan pangan (food safety), mahasiswa melakukan analisis menggunakan pendekatan Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) pada produk nugget dan sosis untuk mengidentifikasi titik kendali kritis dalam proses produksi. Kegiatan ini dilengkapi dengan identifikasi potensi bahaya kerja melalui metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) sebagai bagian dari penerapan sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). 

Selain memperoleh pengalaman teknis, mereka juga mendapatkan manfaat dalam pengembangan relasi profesional serta wawasan yang lebih luas terkait produk dan sistem kerja di perusahaan berskala besar. Dengan demikian, program magang ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang lebih kompeten, profesional, dan siap berkontribusi secara optimal di dunia industri pangan. 

Penulis: Melany Ayudya
Editor: AMR

Mahasiswa Pengembangan Produk Agroindustri Perkuat Kompetensi Industri Melalui Magang di CV Ganep Lintas Generasi

AgendaInformasi TerkiniKegiatan Mahasiswa Thursday, 16 April 2026

SURAKARTA – Dalam upaya mewujudkan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), tiga mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri (Rani, Nurul, dan Prasetyaning) telah sukses menyelesaikan program magang intensif selama tiga bulan (8 Februari – 8 Mei 2026) di CV Ganep Lintas Generasi, Surakarta. Magang ini bukan sekadar pemenuhan kurikulum, melainkan langkah nyata dalam menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan praktik industri di salah satu perusahaan roti legendaris di Kota Solo.

Di tempatkan di Divisi Produksi, ketiga mahasiswa terlibat aktif dari hulu hingga hilir dalam pembuatan roti basah dan kering. Fokus utama mereka adalah memastikan standar mutu yang ketat melalui Quality Control (QC). Hal ini mencakup pengukuran teknis seperti memastikan konsistensi rasa dari kadar gulanya (°Brix) dan menjamin keamanan dan daya simpan produk dari tingkat keasamannya (pH). Kegiatan ini secara langsung mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui optimalisasi proses produksi skala UMKM/Industri menengah menuju standar yang lebih presisi. Tak hanya di area produksi, mereka juga berkontribusi pada manajemen rantai pasok. Mulai dari pengemasan, pelabelan, hingga sistem distribusi berbasis barcode. 

Salah satu poin unik dalam pengalaman ini adalah keterlibatan mereka dalam pengolahan Kecik, produk tradisional ikonik dari CV Ganep. Proses penggilingan hingga penyajian yang membutuhkan ketelitian tinggi memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya menjaga warisan kuliner lokal di tengah arus modernisasi.

Di luar aspek teknis, lingkungan kerja di Jalan Sutan Syahrir No. 176 ini menempa kemampuan kolaborasi dan komunikasi mereka.

“Pengalaman ini tidak hanya mempertajam kemampuan analisis kami dalam menyelesaikan masalah produksi, tetapi juga memberikan perspektif baru tentang pentingnya kerja tim dan hubungan kemanusiaan di dunia kerja,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa.

Penutupan program magang ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengeksplorasi dunia industri dan berkontribusi pada pencapaian target-target pembangunan berkelanjutan melalui keilmuan yang ditekuni.

Penulis: Melany Ayudya Syauma Putri
Editor: AMR

Dari Praktikum ke Industri, Mahasiswa PPA UGM Pelajari CPPOB Secara Langsung

AgendaInformasi TerkiniKegiatan Mahasiswa Monday, 13 April 2026

Pada hari Rabu, 1 April 2026, mahasiswa Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri (PPA), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, melaksanakan kunjungan industri ke CV Cita Nasional di Salatiga, Jawa Tengah dalam rangka praktikum mata kuliah Mikrobiologi Industri dan Mutu Sensoris (MIMS). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengamati penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) serta sistem sanitasi di industri pengolahan pangan.

Kunjungan ini diikuti oleh mahasiswa PPA angkatan 2025 dan koasistensi (koas) praktikum, dengan total 109 peserta. Kegiatan ini juga didampingi oleh dosen pengampu, yaitu Nadia Awalina B.M, S.T.P., M.FoodScTech., dan Sonia Dora Febri Esa, S.T.P., M.Sc., serta teknisi laboratorium, Rini Setyowati, S.T.P.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi seminar dari pihak CV Cita Nasional yang membahas proses produksi serta pengendalian mutu produk susu dan yogurt. Materi ini memberikan gambaran awal mengenai sistem produksi dan standar kualitas yang diterapkan perusahaan.

Selanjutnya, mahasiswa melakukan observasi langsung terhadap implementasi CPPOB di industri pengolahan susu dan yogurt, mulai dari pengendalian bahan baku, kebersihan fasilitas produksi, hingga prosedur higienitas pekerja. Proses ini mencakup pengawasan kualitas susu segar, pengendalian kontaminasi silang, serta penerapan sanitasi peralatan dan lingkungan produksi secara berkala.

Mahasiswa juga mempelajari alur pengolahan susu dari tahap penerimaan bahan baku hingga distribusi produk jadi, termasuk proses pasteurisasi, homogenisasi, dan pengemasan. Selain itu, mahasiswa memahami bagaimana sistem kontrol kualitas diterapkan pada setiap tahapan produksi untuk memastikan produk memenuhi standar industri.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai implementasi teori yang telah dipelajari dalam praktikum, khususnya dalam aspek pengendalian mutu melalui CPPOB dan sanitasi industri. Pengalaman observasi langsung ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap praktik industri yang sesungguhnya.

“Kegiatan ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata dalam mendukung pemahaman mahasiswa terhadap praktik industri,” ujar Ibu Nadia selaku dosen pendamping.

Kunjungan industri ini menjadi bagian dari upaya Program Studi PPA dalam menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pembelajaran berbasis praktik yang meningkatkan dan mempersiapkan kompetensi mahasiswa di dunia kerja, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan kolaborasi antara institusi pendidikan dan industri. Selain itu, pemahaman mengenai penerapan CPPOB dan sanitasi industri turut mendukung SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), terutama dalam memastikan proses produksi pangan yang aman, higienis, dan berkelanjutan.

Mini Expo Inovasi Produk PPA Angkatan 2022: Wadah Apresiasi dan Eksplorasi Inovasi Mahasiswa

AgendaInformasi TerkiniKegiatan Mahasiswa Saturday, 27 December 2025

Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri (PPA) Universitas Gadjah Mada secara resmi menyelenggarakan Mini Expo Inovasi Produk sebagai ruang apresiasi bagi mahasiswa angkatan 2022 dalam menampilkan prototipe hasil pengembangan produk. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian workshop dan praktikum pengembangan produk yang telah dilaksanakan selama semester berjalan.

Mini Expo Inovasi Produk dilaksanakan pada Selasa, 2 Desember 2025, bertempat di Lobi Gedung Soeparwi, Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner (DTHV) UGM, mulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIB. Acara ini diikuti oleh beberapa kelompok mahasiswa PPA angkatan 2022 yang menampilkan beragam inovasi produk pangan hasil eksplorasi dan proses pembelajaran mereka.

Berbagai prototipe inovatif dipamerkan dalam kegiatan ini, antara lain cokelat heat resistance, produk turunan berbasis mocaf, serta olahan hortikultura. Setiap kelompok menghadirkan konsep produk yang berbeda, baik dari segi formulasi, karakteristik produk, maupun target pasar. Pengunjung dapat melihat langsung prototipe yang dipamerkan, berdiskusi dengan pengembang produk, serta mencoba tester yang disediakan secara terbatas.

Antusiasme pengunjung terlihat dari interaksi aktif selama pameran berlangsung, termasuk partisipasi dalam sesi diskusi dan voting untuk produk favorit. Hal ini memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam memperkenalkan produk kepada publik, menerima masukan konstruktif, serta menguji ketertarikan pasar terhadap inovasi yang mereka kembangkan.

Secara keseluruhan, Mini Expo Inovasi Produk tidak hanya berfungsi sebagai ajang pamer ide, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa. Kegiatan ini mampu mengasah kemampuan teknis dalam pengembangan produk sekaligus memperkuat soft skills seperti komunikasi, promosi, analisis kebutuhan pasar, dan kerja sama tim. Melalui expo ini, mahasiswa PPA diharapkan semakin siap menghadapi tantangan pengembangan produk agroindustri di dunia nyata.

Alur Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) PPA UGM Angkatan 2023

Informasi TerkiniKegiatan Mahasiswa Sunday, 6 July 2025

Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu bentuk pembelajaran berbasis pengalaman yang bertujuan untuk mengintegrasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah dengan praktik langsung di dunia kerja. Mahasiswa Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri (PPA) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Angkatan 2023 akan menjalani kegiatan PKL sesuai dengan alur dan tahapan yang telah ditetapkan sebagai berikut:

Tahapan Pelaksanaan PKL

1. Tahap I: Pelaksanaan di Perusahaan/Instansi

Waktu: 23 Juni – 31 Juli 2025
Pada tahap ini, mahasiswa mulai melaksanakan PKL di perusahaan atau instansi yang telah ditentukan. Seluruh aktivitas dilakukan berdasarkan arahan dan pengawasan dari pihak perusahaan. Mahasiswa mengidentifikasi potensi dan peluang pengembangan produk berdasarkan kondisi riil di lokasi PKL. Kegiatan ini dibersamai dengan proses bimbingan bersama Dosen Pembimbing PKL (DPPKL). Mahasiswa juga diwajibkan mulai mengisi logbook harian dan mengumpulkan sejumlah dokumen administratif, antara lain:

  • Formulir Logbook
  • Formulir Penilaian Perusahaan
  • Surat Keterangan Selesai PKL
  • Formulir Kartu Kendali PKL
  • Surat Pernyataan Pemanfaatan Produk

2. Tahap II: Perancangan Produk

Waktu: 1 Agustus – 26 September 2025
Pada tahap ini, mahasiswa merancang dan membuat prototipe produk sesuai hasil analisis yang dilakukan. Proses pembuatan produk akan dilaksanakan di Laboratorium Pengembangan Produk Agroindustri (Lab PPA). Oleh karena itu, mahasiswa perlu mengajukan peminjaman laboratorium terlebih dahulu sesuai prosedur yang berlaku. Informasi mengenai alur peminjaman Lab, Alat Lab, dan Tata Tertib Penggunaan Lab PPA dapat diakses melalui tautan berikut:

🔗 Alur Peminjaman Laboratorium PPA

🔗 Prosedur Peminjaman Alat Laboratorium PPA UGM

🔗 Tata Tertib Penggunaan Laboratorium PPA UGM

Kemudian, mahasiswa menyusun dan menyerahkan laporan PKL secara lengkap. Apabila diminta oleh pihak perusahaan, mahasiswa juga diharuskan menyampaikan laporan kepada pihak perusahaan. Dokumen yang diperlukan antara lain:

  • Laporan PKL
  • Dokumentasi visual dalam bentuk video dokumenter

3. Tahap III: Ujian PKL

Waktu: 29 September – 17 Oktober 2025
Pada tahap akhir ini, mahasiswa mengikuti ujian PKL yang diselenggarakan secara tertutup pada saat UTS semester Gasal 2025/2026.

Kewajiban Mahasiswa Setelah Ujian PKL:

  1. Mendapatkan pengesahan laporan PKL
  2. Membuat file yang telah mendapatkan pengesahan
  3. Menyerahkan dokumen laporan PKL elektronik final dan video dokumenter pengembangan produk dengan durasi 1-2 menit dan ukuran file maksimal 250 mb.

Kegiatan PKL ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi teknis, keterampilan kerja, serta kemampuan analisis dan inovasi mahasiswa dalam bidang agroindustri. Mahasiswa juga diharapkan mampu berkontribusi nyata bagi perusahaan tempat PKL melalui ide-ide pengembangan produk yang aplikatif dan berbasis kebutuhan lapangan.

Timeline dan Panduan Magang Semester 6 (2024/2025) Prodi Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri Sekolah Vokasi UGM

Informasi TerkiniKegiatan MahasiswaPengumuman Akademik Tuesday, 10 December 2024

PENGUMUMAN!!

Kepada seluruh mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri, disampaikan bahwa pelaksanaan magang untuk Semester 6 (Januari – Juni 2025) akan segera dimulai.

Untuk informasi lengkap mengenai timeline pelaksanaan magang dapat menyimak gambar di bawah ini:

Panduan magang, mahasiswa dapat mengunduh file yang telah disediakan melalui tautan berikut:

Panduan Magang Industri 2024/2025

Diharapkan seluruh mahasiswa mempelajari dokumen tersebut dengan saksama agar pelaksanaan magang dapat berjalan lancar. Jika ada pertanyaan atau kendala, silakan menghubungi Koordinator Magang

Demikian pengumuman ini disampaikan. Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Sekolah Vokasi UGM
Prodi Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri

Kolaborasi Mahasiswa dan BPSIP Yogyakarta Ciptakan Sari Sacha Inchi Kaya Omega-3: Inovasi Unggulan untuk Mendukung SDGs Pangan Berkelanjutan (Nomor 2)

Informasi TerkiniKegiatan Mahasiswa Thursday, 24 October 2024

Sania, seorang mahasiswa angkatan 2020 dari program studi pengembangan produk agroindustri, berhasil mengembangkan produk inovasi yaitu sari sacha inchi yang kaya akan Omega-3 dan Omega-6. Proyek ini dikerjakannya pada bulan Januari 2023 hingga Maret 2024, di bawah bimbingan Dr. Annie Mufyda Rahmatika, S.T., M.T., yang bekerja sama dengan Nurdeana Cahyaniingrum dari Balai Penerapan Standar Instrumen Pertanian (BPSIP) Yogyakarta.

Apa itu Sacha Inchi? Mungkin dari sebagian pembaca masih merasa asing dengan kata ini. Sacha Inchi dikenal sebagai superfood dan memiliki popularitas karena nilai gizi yang tinggi. Proyek penelitian inimemiliki tujuan yang mulia yaitu mengatasi kesenjangan pangan yang semakin meningkat dengan menyediakan alternatif pangan bergizi bagi mereka yang intoleran laktosa. Sari ini tidak hanya kaya akan asam lemak esensial tetapi juga memiliki rasa yang disukai oleh berbagai kalangan konsumen. Hal ini tebukti dari analisa riset pasar yang telah dilakukan, sehingga Sania dan team memahami preferensi konsumen dan tantangan potensial dalam komersialisasi sari sacha inchi. Riset ini akan membantu menyempurnakan produk dan mengembangkan strategi pemasaran yang efektif untuk menjangkau audiens yang lebih luas.

Pengembangan produk Sari Sacha Inchi tidak akan berhasil tanpa adanya kerja sama dengan BPSIP Yogyakarta. Dalam kerja sama ini, BSIP  memberikan sumber daya dan keahlian yang berharga dalam proses pengembangan produk dan memastikan bahwa sari sacha inchi memenuhi persyaratan kualitas dan keamanan pangan yang diperlukan. Proyek ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara institusi akademis dan pusat penelitian pertanian dalam meningkatkan produksi dan inovasi pangan.

Dr. Annie Mufyda Rahmatika mengungkapkan kebanggaannya terhadap karya Sania yang dapat mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam mengatasi keamanan pangan dan mempromosikan produksi pangan yang berkelanjutan (SDGs Nomor 2). “Dengan mengembangkan produk yang tidak hanya bergizi tetapi juga memenuhi kebutuhan diet tertentu, kami berkontribusi pada pengurangan kesenjangan pangan di komunitas kami,” ujarnya.

Sari sacha inchi yang dikembangkan Sania dirancang sebagai produk yang serbaguna yang dapat dikonsumsi dalam berbagai cara, baik sebagai minuman segar maupun sebagai bahan dalam smoothie dan resep lainnya. Fleksibilitas ini menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen yang peduli kesehatan yang ingin memasukkan lebih banyak Omega-3 dan Omega-6 ke dalam diet mereka. Selain itu, Sacha Inchi adalah tanaman yang tumbuh subur di berbagai iklim dan membutuhkan sumber daya minimal dibandingkan dengan tanaman lainnya. Dengan mempromosikan produk Sacha Inchi, proyek ini tidak hanya mendukung petani lokal tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan.

Sebagai kesimpulan, pendekatan inovatif Sania dalam mengembangkan sari sacha inchi merupakan langkah signifikan menuju pengurangan kesenjangan pangan dan promosi produksi pangan yang berkelanjutan. Dengan dukungan BPSIP Yogyakarta dan bimbingan para mentornya, ia membuka jalan bagi inovasi agroindustri di masa depan yang mengutamakan kesehatan dan keberlanjutan.

Mahasiswa Agroindustri UGM Belajar Langsung Pengelolaan Limbah di PIAT

Informasi TerkiniKegiatan Mahasiswa Wednesday, 9 October 2024

Pada tanggal 23 September 2024, mahasiswa semester 3 Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan kunjungan industri ke Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) di Kalitirto, Berbah. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam penerapan bidang pengelolaan limbah, sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terkait praktik ekonomi sirkular.

Selama kunjungan, mahasiswa berkesempatan untuk mengamati berbagai proses pengelolaan limbah yang dilakukan di PIAT, mulai dari pengolahan sampah organik menjadi pupuk organik hingga pengolahan sampah plastik. Kegiatan yang paling menarik perhatian adalah teaching farm magot, di mana mahasiswa belajar tentang pemanfaatan larva lalat hitam dalam mengolah sampah organik menjadi protein hewani.

“Kunjungan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami bisa melihat langsung bagaimana proses pengolahan sampah menjadi pupuk organik serta meningkatkan kesadaran kami untuk melakukan pemilahan sampah,” ujar Zeva Astrid Kumala dan Arina Faillasuffa, yang merupakan peserta kunjungan.

Senada dengan mahasiswa, dosen pengampu mata kuliah, Anjar Ruspita Sari, S.T.P., M.Sc., juga memberikan apresiasi atas kegiatan ini. “Kunjungan lapangan seperti ini sangat bermanfaat untuk memberikan gambaran secara langsung kepada mahasiswa mengenai pengelolaan limbah. Selain itu, kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang isu sampah, terutama di wilayah DIY yang semakin serius,”.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, mahasiswa diharuskan menyusun laporan yang mengkaitkan praktik yang dilakukan di PIAT dengan teori terkait yang mendukung. Laporan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan diri bagi mahasiswa.

PIAT sendiri merupakan pusat inovasi yang memiliki peran penting dalam mewujudkan kemandirian sektor agro di Indonesia. Dengan fokus pada inovasi, PIAT memanfaatkan sumber daya lahan milik UGM untuk menghasilkan produk-produk agro inovatif. Melalui kegiatan seperti kunjungan industri ini, PIAT turut berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang peduli terhadap lingkungan dan mampu menciptakan solusi atas permasalahan sampah.

Integrasi prinsip ekonomi sirkular dalam praktik pengelolaan limbah di PIAT tidak hanya mendukung praktik pertanian berkelanjutan tetapi juga mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis tentang pemanfaatan sumber daya dan pengurangan limbah. Pengalaman langsung ini sangat penting dalam mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia nyata di bidang agroindustri.

Selain belajar tentang pengelolaan limbah, mahasiswa juga terlibat dalam diskusi tentang implikasi yang lebih luas dari praktik berkelanjutan dalam pertanian. Mereka mengeksplorasi bagaimana pengelolaan limbah yang inovatif dapat meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan dalam proses agroindustri.

Secara keseluruhan, kunjungan ke PIAT merupakan langkah signifikan dalam menjembatani kesenjangan antara pengetahuan teoritis dan aplikasi praktis bagi mahasiswa UGM. Kunjungan ini memperkuat pentingnya praktik berkelanjutan dalam agroindustri dan menginspirasi mahasiswa untuk menjadi proaktif dalam mengatasi isu-isu lingkungan.

Pengumuman KRS Semester Gasal 2024/2025 Mahasiswa PPA SV UGM

Informasi TerkiniKegiatan MahasiswaPengumuman Akademik Monday, 5 August 2024

Diberitahukan kepada seluruh mahasiswa Departemen THV sehubungan dengan pelaksanaan perkuliahan semester Gasal 2024/2025 bahwa pengisian KRS diatur sebagai berikut :

  1. Pengisian Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa (EdoM) bagi mahasiswa Angkatan 2020 sd 2023 diadakan pada tanggal 1 Juli sd 9 Agustus 2024 pukul 16.00 WIB, untuk Angkatan 2024 tidak perlu mengisi EDoM
  2. Pendaftaran KRS diadakan pada tanggal 6 Agustus 2024 pukul 08.00 sd 9 Agustus 2024 pukul 16.00 WIB
  3. Perwalian KRS oleh DPA : 6-10 Agustus 2024, pkl 23.59 WIB
  4. Pengambilan KRS sesuai paket semester atau maksimal 24 SKS
  5. Pengisian KRS Mahasiswa Angkatan 2024 akan dilakukan oleh Admin Departemen, mohon mahasiswa tidak menambah ataupun mengurangi MK yang sudah di KRS kankan
  6. Untuk Pra-KRS Tahap II angkatan 2021 : 12 Agustus – 11 oktober 2024 pkl ​​​​12.00 WIB
  7. Departemen akan mulai melakukan sistem drop-off bagi matakuliah yang tidak di persetujuan oleh DPA, sehingga mohon dapat melakukan pengecekan sebelum batas akhir persetujuan untuk memastikan KRS sudah di persetujuan oleh DPA
  8. Untuk MK yang dilaksanakan di Filsafat pada pengisian KRS diatur sebagai berikut:
  • Kelas Agama, dibagi menjadi 4 Kelas:

Kelas A : Agama Islam

Kelas B : Agama Kristen

Kelas C : Agama Katolik

Kelas D : Agama Budha

*) pilih salah satu

  • Kelas Pancasila dan Kewarganegaraan : Kelas A

Prodi PPA Siap Menghasilkan Profesional Pangan Bersertifikasi Keamanan Internasional

AgendaInformasi TerkiniKegiatan Mahasiswa Monday, 1 July 2024

Uji Kompetensi Skema Sertifikasi Klaster Penyusunan Dokumen Sistem HACCP telah berhasil dilaksanakan pada tanggal 24-25 April 2024 secara online melalui platform Zoom. Ujian tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Jaminan Mutu dan Keamanan Pangan (LSP JMKP) dan diikuti oleh 58 peserta dari Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner (Sekolah Vokasi, UGM) dimana 11 diantaranya adalah mahasiswa Pengembangan Produk Agroindustri dari angkatan 2020. Uji kompetensi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para peserta dalam menyusun dokumen sistem Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), yang merupakan standar internasional dalam menjamin keamanan pangan. Peserta diuji melalui serangkaian tes teoritis dan praktis yang dirancang untuk mengukur kemampuan mereka dalam menerapkan prinsip-prinsip HACCP secara efektif.  

Kegiatan ini melibatkan para ahli berpengalaman di bidang HACCP yang memberikan bimbingan dan penilaian selama uji kompetensi berlangsung. Seluruh peserta dinyatakan lulus dalam ujian ini. Melalui sertifikasi ini, para peserta kini siap menerapkan sistem HACCP dengan lebih baik di tempat kerja mereka, sehingga turut mendukung peningkatan kualitas dan keamanan produk pangan di Indonesia. Kami juga berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kompetensi para profesional di industri pangan melalui program-program pelatihan dan sertifikasi berkualitas tinggi. Kesuksesan acara ini merupakan langkah maju dalam memastikan bahwa produk pangan yang dihasilkan di Indonesia memenuhi standar keamanan internasional, memberikan perlindungan yang lebih baik bagi konsumen. 

123

Recent Posts

  • Inovasi Teknologi Pascapanen untuk Food Preservation Melon: Dosen UGM Raih Pendanaan PDP BIMA 2026
  • Dari Teori ke Praktik: Menilik Kegiatan Magang Mahasiswa di Divisi Quality Control PT Charoen Pokphand
  • Mengubah Limbah Kakao Menjadi Nilai Tambah: Inovasi untuk Sistem Pangan Berkelanjutan
  • Mahasiswa Pengembangan Produk Agroindustri Perkuat Kompetensi Industri Melalui Magang di CV Ganep Lintas Generasi
  • Program Studi PPA UGM Raih Akreditasi Baik Sekali Periode Tahun 2026–2031

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter on Hello world!
  2. SITI ZULAIKHA on Pengembangan Produk Agroindustri
  3. Anung Solo on Kurikulum
  4. Wisnu Hari Murti on Kurikulum
  5. esklapasawit on Peneriman Mahasiswa
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Sarjana Terapan
Pengembangan Produk Agroindustri
Sekolah Vokasi
Universitas Gadjah Mada
Jl. Yacaranda, Sekip Unit II
Yogyakarta, Indonesia 55281
Email: agroindustri-sv@ugm.ac.id
Telp.: (0274) 556771

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY