Program Studi D4 Pengembangan Produk Agroindustri (PPA), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, telah menyelenggarakan kegiatan Temu Alumni PPA pada Sabtu, 13 Desember 2025 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mempererat hubungan antara program studi dengan para alumni, sekaligus sebagai wadah evaluasi dan pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan dunia kerja.

Temu Alumni ini dikemas dalam bentuk hearing atau diskusi terbuka, di mana para alumni yang saat ini telah bekerja di berbagai sektor industri dan instansi profesional diminta untuk memberikan masukan, kritik, serta rekomendasi strategis terkait kurikulum PPA. Diskusi difokuskan pada kesesuaian kompetensi lulusan dengan tuntutan nyata di lapangan kerja, termasuk apakah materi yang selama ini diajarkan sudah relevan atau masih perlu penambahan dan penyesuaian.

Melalui forum ini, alumni berbagi pengalaman langsung mengenai tantangan yang mereka hadapi di tempat kerja masing-masing, keterampilan apa saja yang paling dibutuhkan, serta kompetensi apa yang dirasa perlu diperkuat sejak bangku perkuliahan. Masukan tersebut menjadi perspektif penting bagi program studi dalam memastikan bahwa kurikulum PPA tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga aplikatif dan responsif terhadap perkembangan industri agroindustri yang dinamis.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen Prodi PPA SV UGM untuk terus melakukan peningkatan mutu pendidikan, dengan melibatkan alumni sebagai mitra strategis dalam proses evaluasi kurikulum. Diharapkan, hasil dari Temu Alumni ini dapat menjadi dasar dalam perumusan kurikulum yang lebih adaptif, relevan, dan mampu mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.

Dengan semangat kolaborasi dan keberlanjutan, Temu Alumni PPA menjadi langkah nyata dalam menyelaraskan dunia akademik dengan kebutuhan industri, demi menghasilkan lulusan Pengembangan Produk Agroindustri yang unggul dan berdampak.













Sesi pelatihan dibagi menjadi 2 bagian. Bagian pertama berfokus pada Literasi Keuangan untuk Usaha Kecil, yang disampaikan oleh Ibu Wuri Handayani, S.E., Ak., M.Si., M.A., Ph.D. dari Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM. Sesi ini memberikan wawasan tentang pemisahan keuangan usaha dan penentuan biaya produksi, memungkinkan UKM untuk menerapkan manajemen keuangan yang efektif dan lebih memahami biaya produksi. Pengetahuan ini sangat penting bagi para wirausaha difabel untuk berkembang di pasar yang kompetitif dan memastikan keberlanjutan usaha mereka.

Mahasiswa Prodi Pengembangan Produk Agroindustri semester 4 yang terdiri dari Achmad Yoga Sundava, Muhammad Abdullah Muzaki, Woro Puspita, Nara Husnal Aufa, Nabila Widalista Putri, dan Jihan Dzakiyyatun Habibah juga turut serta dalam program ini melalui kegiatan praktik kerja lapang. Kolaborasi ini menjadi contoh sinergi yang baik antara perguruan tinggi dan komunitas difabel yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan inklusif, selaras dengan SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

