Universitas Gadjah Mada Agroindustri
Sekolah Vokasi
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang
    • Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri
    • Profil Lulusan
    • Prestasi Mahasiswa
    • Dosen
    • Teknisi Laboratorium
  • Pendidikan
    • Kurikulum
  • Riset
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Kemahasiswaan
  • Berita
  • Unduh
  • FAQ
  • Beranda
  • Riset
  • page. 2
Arsip:

Riset

Hidrogel dari Limbah Sekam Padi dan Udang: Solusi Berkelanjutan untuk Agen Penghantaran Obat dan Kesehatan Global

Informasi TerkiniRiset Wednesday, 14 August 2024

Dalam upaya untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, pengembangan material berbasis bio yang ramah lingkungan semakin mendapatkan perhatian. Salah satu material tersebut adalah hidrogel, yang dapat digunakan sebagai agen penghantaran obat (drug delivery agent). Hidrogel adalah jaringan polimer yang mampu menyerap dan mempertahankan air dalam jumlah besar, menjadikannya ideal untuk berbagai aplikasi, termasuk dalam sistem penghantaran obat. Hidrogel dapat mendukung pelepasan obat yang terkontrol dan tepat sasaran, sehingga meningkatkan efektivitas terapi. Sekam padi, yang merupakan limbah hasil pertanian, seringkali dibuang atau dibakar. Namun, melalui proses ekstraksi dan modifikasi, sekam padi dapat diolah menjadi polymer hidrogel yang memiliki struktur bertautan dan dapat menarik dan menahan air.

Salah satu tim penelitian Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner melakukan penelitian pengembangan hidrogel yang berasal dari limbah sekam padi dan ikan, serta kontribusinya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penelitian yang didanai oleh Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada, akan melibatkan dosen, laboran, dan tiga mahasiswa prodi Pengembangan Produk Agroindustri. Anggota tim penelitian tersebut yaitu Dr. Annie Mufyda Rahmatika, S.T., M.T. dan Sang Norma Lintang Asmara, S.T., M.T. dari program studi Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri, drh. Muhammad Rosyid Ridlo, M.Sc., Ph.D dan drh. Fajar Budi Lestari, M.Biotech., Ph.D dari program studi Sarjana Terapan Teknologi Veteriner, Eko Prasetyo, S.Hut., M.Sc., Ph.D. dan Agus Ngadianto, S.Hut., M.Sc., Ph.D. dari program studi Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan.

Hidrogel ini memiliki banyak manfaat. Hidrogel yang berasal dari sumber alami cenderung lebih biokompatibel dan dapat terurai secara alami. Dengan sifat hidrofiliknya, hidrogel ini dapat merilis obat secara bertahap, memberikan efek terapi yang lebih baik. Menggunakan sekam padi sebagai bahan dasar membantu mengurangi limbah pertanian serta memberikan nilai tambah ekonomi.

Pengembangan hidrogel dari limbah sekam padi dan limbah ikan mendukung berbagai tujuan SDGs. SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, dimana mengubah limbah menjadi produk bernilai tinggi berkontribusi pada pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan serta mengurangi limbah. SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, dimana hidrogel sebagai sistem penghantaran obat dapat meningkatkan efektivitas perawatan medis, mendukung kesehatan masyarakat dan akses terhadap pelayanan kesehatan yang lebih baik. Terakhir, adalah SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur karena hasil riset ini harapannya dapat menjadi inovasi dalam pemanfaatan limbah pertanian dan perikanan untuk teknologi kesehatan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi tetapi juga menciptakan peluang bisnis baru dalam industri biomedis.

Dengan mengurangi limbah dan menciptakan material yang ramah lingkungan, kita dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta meningkatkan kesehatan masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya menawarkan solusi praktis untuk tantangan kesehatan global, tetapi juga berkontribusi kepada tujuan pembangunan berkelanjutan yang lebih luas. Melalui penelitian dan pengembangan lebih lanjut, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Alkalisasi Biji Kakao: Meningkatkan Konsistensi Biji Kakao dan Kualitas Produk Coklat di Indonesia

Informasi TerkiniRiset Thursday, 27 June 2024

Indonesia adalah produsen kakao terbesar ketiga di dunia pada tahun 2020 dengan produksi mencapai 659,7 ribu ton. Namun, meskipun produksinya tinggi, fakta menyebutkan bahwa luas lahan yang dimiliki oleh setiap petani kakao tidak lebih dari 2 hektar. Disinyalir fenomena ini berakibat pada keberagaman kualitas biji kakao di Indonesia masih besar. Fakta tersebut juga telah disebaruaskan oleh situs resmi pemerintah bahwa salah satu masalah besar kakao di Indonesia yaitu ketidakseragaman mutu biji kakao. Bahan baku coklat berupa biji kakao merupakan salah satu penentu rasa dan ciri khas suatu produk coklat. Oleh karena itu, timbul tantangan besar yang dihadapi oleh para produsen coklat tentang bagaimana cara menstabilkan dan meningkatkan kualitas biji kakao dari para petani agar bahan baku yang didapatkan dapat terolah dan menghasilkan produk yang diinginkan.

Permasalahan kualitas biji kakao yang heterogen ini paling dirasakan oleh industri pengelolahan kakao dengan produk coklat batang, bubuk coklat dan produk turunan lainnya. Salah satu tim penelitian program studi Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri melakukan penelitian Alkalisasi biji kakao sebagai solusi penyamaan kualitas biji kakao di Indonesia. Anggota tim penelitian tersebut yaitu Putri Rousan Nabila, S.T., M.T., Dr. Annie Mufyda Rahmatika, S.T., M.T., Wildan Wildan Fajar Bachtiar, S.T., M.Si. Bukan hanya dosen, pelaksanaan penelitian yang didanai oleh Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada juga akan berkolaborasi dengan laboran dan tiga mahasiswa prodi Pengembangan Produk Agroindustri.

Alkalisasi atau “Dutch Process’ dapat dilakukan pada biji kakao, nib kakao, dan coklat pasta dengan menambahkan larutan alkali. Larutan alkali yang sudah sering digunakan untuk alkalisasi kakao yaitu NaOH, KOH, Na2CO3, dan beberapa basa lainnya. Beberapa penelitian terdahulu menyatakan bahwa pengolahan alkali memiliki dampak yang positif bagi produk coklat. Dampak dan tujuan alkalisasi yaitu untuk mendapatkan warna coklat tua yang diinginkan, serta mengurangi kepahitan dan untuk meningkatkan suspensi partikel kakao di dalam air. Rekayasa ini sudah diimplementasikan oleh beberapa industri karena dianggap dapat meningkatkan. Harapannya penelitian yang akan dilaksanakan ini dapat berdampak bagi petani dan industri coklat. Berikut ilustrasi sederhana proses alkalisai yang dilakukan:

Peneliti menyatakan bahwa rancangan penelitian ini merupakan usaha yang dilakukan untuk mendukung SDG’s nomor 12 yaitu Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Rekayasa alkalisasi diharapkan dapat bermanfaat bagi petani sehingga harga dan pembelian hasil panen mereka berupa biji kakao semakin baik dan stabil. Industri dapat menjadikan alkalisasi sebagai uaya dalam meminimalisir bahan baku yang terbuang dan kesulitan mendapatkan bahan baku, sehingga produksi coklat dapat terus dilakukan seiring meningkatnya permintaan pasar dalam maupun luar negeri.

sdg

 

Refrensi:

Alasti, F. M., Asefi, N., Maleki, R., & SeiiedlouHeris, S. S. (2020). The influence of three different types and dosage of alkaline on the inherent properties in cocoa powder. Journal of Food Science and Technology, 57(7), 2561–2571. https://doi.org/10.1007/s13197-020-04293-w

bisip.bsip.pertanian.go.id. 01 November 2023. Kakao Indonesia: Produksi, Tantangan dan Peluang. Diakses pada 27 Juni 2024, dari https://bisip.bsip.pertanian.go.id/berita/kakao-indonesia-produksi-tantangan-dan-peluang/

Rodríguez, P., Pérez, E., & Guzmán, R. (2009). Effect of the types and concentrations of alkali on the color of cocoa liquor. Journal of the Science of Food and Agriculture, 89(7), 1186–1194. https://doi.org/10.1002/jsfa.3573

PPA UGM Memperoleh Sertifikat Merk ‘PPA Heritage’ dari Kemenkumham RI

Informasi TerkiniRiset Thursday, 30 November 2023

Yogyakarta, 30 November 2023 – Program studi Pengembangan Produk Agroindustri (PPA) Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih sertifikat merk dagang untuk “PPA Heritage” dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia (Kemenkumham RI). Sertifikat ini secara resmi diberikan sejak 28 Desember 2022 dan berlaku untuk 10 tahun ke depan.

“PPA Heritage” merupakan merk dagang untuk produk coklat yang merupakan produk unggulan prodi PPA. Coklat ini dibuat dari biji kakao lokal yang diolah dengan memperharikan aspek sanitasi. Produk ini memiliki cita rasa yang khas dan berkualitas tinggi.

Sertifikat merk ini menandai langkah monumental dalam upaya PPA UGM untuk melindungi dan mengelola identitas serta kekayaan intelektual produk-produk lain secara lebih masif. Hal ini penting dilakukan untuk mencegah terjadinya pelanggaran hak kekayaan intelektual, serta untuk meningkatkan daya saing produk-produk PPA UGM di pasar global.

Selain itu, PPA sejak lama memiliki visi dalam pengembangan produk-produk agroindustri potensial dalam negeri. Sertifikat merk ini menjadi bentuk penegasan komitmen tersebut, selain sebagai momentum untuk semakin menggiatkan proses hilirisasi hasil riset ke dunia industri.

 

dok. pribadi

Ketua Prodi PPA UGM, Galih Kusuma Aji, S.TP, M.Agr, Ph.D. menyampaikan rasa terima kasih kepada Kemenkumham RI atas dukungannya dalam proses pendaftaran merk “PPA Heritage”. Ia juga berharap bahwa sertifikat merk ini dapat menjadi motivasi bagi PPA UGM untuk terus mengembangkan produk-produk agroindustri lainnya yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Dr. Annie Mufyda Rahmatika, Dosen Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri UGM, Raih Sertifikasi Kepala Laboratorium

Informasi TerkiniRiset Monday, 23 October 2023

Yogyakarta, 23 Oktober 2023 – Dr. Annie Mufyda Rahmatika, salah satu dosen di Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri Universitas Gadjah Mada (UGM), mendapatkan prestasi membanggakan dengan meraih sertifikasi kompetensi kepala laboratorium dalam program Peningkatan Kompetensi Dosen Vokasi Tahun 2023. Pelatihan ini diselenggarakan di Politeknik Negeri Bandung (Polban) dan difasilitasi oleh Direktorat Kelembagaan dan Sumber Daya Pendidikan Tinggi Vokasi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan.Selama dua pekan, Dr. Annie telah berhasil menyelesaikan pelatihan yang mencakup berbagai aspek kompetensi kepala laboratorium dalam manajemen Laboratorium sesuai dengan ISO 17025:2017 yang sangat relevan dalam dunia pendidikan vokasi. Sertifikasi kompetensi kepala laboratorium yang diperolehnya akan memberikan nilai tambah yang besar dalam upaya pengajaran dan penelitian di program studi ini. Hal ini juga memperkuat komitmen Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri UGM dalam memberikan pendidikan berkualitas tinggi kepada mahasiswa-mahasiswanya.

Dokumentasi penyerahan sertifikat kepala Laboratorium kepada Dr. Annie Mufyda Rahmatika (Berhijab dan berkacamata). Sumber : Dok. Pribadi

Sertifikasi ini adalah bukti konkret dari komitmen Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri Universitas Gadjah Mada untuk meningkatkan kompetensi staf pengajar. Diharapkan sertifikasi kepala laboratorium yang diraih oleh Dr. Annie akan sangat bermanfaat dalam mendukung perkembangan Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri UGM serta memberikan manfaat besar bagi mahasiswa dan industri agroindustri.

Kegiatan pelatihan yang diadakan di Polban selama bulan September dan Oktober 2023 mencakup berbagai bidang, seperti Okupasi Tour Consultant, Fluid Flow of Cooling System, Best Practice Preventive & Predictive Maintenance, Pekerti, Applied Approach, Butt Weld Plate, Teknisi Akuntansi Ahli, Kepala Laboratorium, Manajer Mutu Laboratorium, Jaringan Komputer dan Internet Cisco Certified Network Associate CCNA-200-301, Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air, Certified Data Science Developer, Auditor Energi, dan Complete Power Plant Operation – Integrated Start-Up.

Selamat kepada Dr. Annie Mufyda Rahmatika atas pencapaian luar biasanya, semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh staf pengajar di Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri Universitas Gadjah Mada.

12

Recent Posts

  • Inovasi Teknologi Pascapanen untuk Food Preservation Melon: Dosen UGM Raih Pendanaan PDP BIMA 2026
  • Dari Teori ke Praktik: Menilik Kegiatan Magang Mahasiswa di Divisi Quality Control PT Charoen Pokphand
  • Mengubah Limbah Kakao Menjadi Nilai Tambah: Inovasi untuk Sistem Pangan Berkelanjutan
  • Mahasiswa Pengembangan Produk Agroindustri Perkuat Kompetensi Industri Melalui Magang di CV Ganep Lintas Generasi
  • Program Studi PPA UGM Raih Akreditasi Baik Sekali Periode Tahun 2026–2031

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter on Hello world!
  2. SITI ZULAIKHA on Pengembangan Produk Agroindustri
  3. Anung Solo on Kurikulum
  4. Wisnu Hari Murti on Kurikulum
  5. esklapasawit on Peneriman Mahasiswa
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Sarjana Terapan
Pengembangan Produk Agroindustri
Sekolah Vokasi
Universitas Gadjah Mada
Jl. Yacaranda, Sekip Unit II
Yogyakarta, Indonesia 55281
Email: agroindustri-sv@ugm.ac.id
Telp.: (0274) 556771

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY