Universitas Gadjah Mada Agroindustri
Sekolah Vokasi
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang
    • Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri
    • Profil Lulusan
    • Prestasi Mahasiswa
    • Dosen
    • Teknisi Laboratorium
  • Pendidikan
    • Kurikulum
  • Riset
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Kemahasiswaan
  • Berita
  • Unduh
  • FAQ
  • Beranda
  • Informasi Terkini
  • Pemanfaatan Produk Samping Penggilingan Padi sebagai Camilan Sehat Anak Usia Sekolah

Pemanfaatan Produk Samping Penggilingan Padi sebagai Camilan Sehat Anak Usia Sekolah

  • Informasi Terkini, Riset
  • 3 August 2026, 05.46
  • Oleh: chusnulianovabintangpuspi
  • 0

Prodi PPA DTHV memulai kegiatan penelitian untuk pengembangan pangan inovatif yang bertujuan untuk memanfaatkan produk samping penggilingan padi sebagai camilan sehat bagi anak usia sekolah. Inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam mempromosikan produksi pangan yang berkelanjutan dan meningkatkan gizi di kalangan anak-anak.

Beras adalah makanan pokok di Indonesia, dan proses penggilingannya menghasilkan sejumlah besar produk samping, yaitu dedak padi yang dikenal juga sebagai bekatul. Secara tradisional, produk samping ini kurang dimanfaatkan dan sering kali digunakan sebagai pakan ternak. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa bekatul merupakan sumber vitamin B kompleks, yaitu tiamin (B1), asam nikotinat, riboflavin, dan vitamin B6. Bekatul memiliki komposisi nutrisi yag lengkap berupa protein, serat, vitamin, mineral, dan fitokimia bioaktif, sehingga menjadikannya kandidat yang sangat baik untuk dikembangkan menjadi camilan sehat.

Sumber foto: Hello Sehat, Manfaat Bekatul untuk Kesehatan.

Kegiatan pengembangan produk di PPA DTHV bertujuan untuk mengubah produk samping ini menjadi pilihan camilan yang menarik bagi anak usia sekolah. Dengan menggabungkan bekatul ke dalam resep kukis yang diperkaya dengan tepung tempe, inisiatif ini berusaha untuk meningkatkan profil nutrisi makanan tersebut. Pendekatan inovatif ini tidak hanya menangani ketahanan pangan tetapi juga mempromosikan keberlanjutan lingkungan.

Tim dosen peneliti di PPA DTHV yang diketuai oleh Dr. Ratih Hardiyanti, S.T.P., M.Eng. dengan tim dosenĀ  Sonia Dora Febri Esa, S.T.P., M.Sc., Sang Norma Lintang Asmara, S.T., M.T., Galih Kusuma Aji, S.T.P, M.Agr, Ph.D., dan Anjar Kistia Purwaditya, S.T.P., M.Sc. dan dibantu oleh mahasiswa DIV PPA yaitu Aulya Putri Larasati, Nadhifa Alya Febriana, dan Azizah Sholawah Fatah, serta teknisi laboratorium Rini Setyowati, S.TP, telah mengembangkan prototipe camilan yang lezat dan bergizi. Penelitian ini dapat terlaksana berkat hibah Penelitian Dosen DAMAS Sekolah Vokasi 2026. Peneliti berharap bahwa kebutuhan diet anak usia sekolah dapat terpenuhi dengan cara memberikan mereka nutrisi yang penting guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak Indonesia. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya mengenalkan anak-anak pentingnya makan yang sehat.

Sumber foto: Dokumentasi Pribadi.

Untuk mempromosikan camilan baru ini, tim peneliti telah mengorganisir uji sensoris untuk mengetahui kesukaan anak sekolah terhadap produk inovasi ini.  Acara ini bertujuan untuk mengenalkan camilan yang terbuat dari produk samping penggilingan padi. Umpan balik dari anak-anak sangat positif, dengan banyak yang mengungkapkan antusiasme terhadap rasa baru dan ide menggunakan bahan pangan inovatif.

Selain menyediakan pilihan camilan sehat, inisiatif ini juga mendukung petani lokal dan penggiling padi, khususnya dengan menggandeng mitra BUM Desa Binangun Jati Unggul Jatirejo Lendah Kulon Progo, yang memiliki usaha penggilingan padi. Dengan menciptakan pasar untuk produk samping padi, proyek ini mendorong praktik pertanian yang berkelanjutan dan membantu meningkatkan mata pencaharian mereka yang terlibat dalam produksi padi. Pendekatan holistik ini sejalan dengan SDGs dengan mendorong pertumbuhan ekonomi sambil mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan.


Sebagai kesimpulan, pemanfaatan produk samping penggilingan padi sebagai camilan sehat bagi anak usia sekolah merupakan langkah signifikan menuju pencapaian SDGs terkait ketahanan pangan dan gizi. Melalui pengembangan pangan inovatif, keterlibatan komunitas, dan praktik berkelanjutan, PPA DTHV membuka jalan untuk masa depan yang lebih sehat bagi anak-anak dan sistem pangan yang lebih berkelanjutan.

Penulis : Dr. Ir. Ratih Hardiyanti, S.T.P., M.Eng.

Editor : Putri Rousan Nabila, S.T., M.T.

Tags: PPA UGM SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab SDG 2: Tanpa Kelaparan SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Sekolah Vokasi UGM UGM Researchers

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Recent Posts

  • Mengapa Manfaat Kolagen Berbeda pada Setiap Orang? Penelitian Ungkap Peran Penting Enzim Pencernaan
  • Dari Daun Teh Tua Menjadi Penyerap Oksigen, Inovasi Bahan Alami untuk Kemasan Pangan Berkelanjutan
  • Buah Mengkudu, Potensi yang Hampir Terlupakan
  • Mengurangi Dampak Lingkungan melalui Green Productivity pada Produksi Kopi Lokal
  • JATISARONO BERDAYA: Mendorong Ekonomi Inklusif Melalui Teknologi Tepat Guna dan Branding Berbasis AI Berkelanjutan

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter on Hello world!
  2. SITI ZULAIKHA on Pengembangan Produk Agroindustri
  3. Anung Solo on Kurikulum
  4. Wisnu Hari Murti on Kurikulum
  5. esklapasawit on Peneriman Mahasiswa
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Sarjana Terapan
Pengembangan Produk Agroindustri
Sekolah Vokasi
Universitas Gadjah Mada
Jl. Yacaranda, Sekip Unit II
Yogyakarta, Indonesia 55281
Email: agroindustri-sv@ugm.ac.id
Telp.: (0274) 556771

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY