
Pada Rabu, 3 Juni 2026, program studi Pengembangan Produk Agroindustri (PPA) UGM menyelenggarakan Workshop Magang bagi mahasiswa angkatan 2024 sebagai persiapan pelaksanaan magang industri pada semester 6. Kegiatan ini menghadirkan Arza Mandega P., S.T.P., selaku Manager Produksi PT Mazaraat, dan Gayuh Ardian Fajri sebagai narasumber yang membagikan pengalaman serta wawasan terkait dunia industri, khususnya dalam hal kesiapan mahasiswa menghadapi proses magang, pengembangan jejaring profesional, serta strategi memanfaatkan peluang di lingkungan kerja.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari pihak program studi mengenai implementasi kurikulum terbaru yang mulai diterapkan pada angkatan 2024. Kepala Program Studi PPA UGM, Dr.Eng. Annie Mufyda Rahmatika, menjelaskan bahwa magang merupakan bagian penting dari proses pembelajaran Vokasi yang bertujuan memperkuat keterkaitan antara kompetensi akademik dan kebutuhan industri.
Workshop juga menghadirkan Nadia ABM, S.T.P., M.FoodScTech. selaku penanggung jawab program magang PPA yang memaparkan alur pelaksanaan magang serta berbagai persiapan yang perlu dilakukan mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Materi yang disampaikan mencakup proses pencarian industri, pengajuan magang, hingga berbagai hal yang perlu diperhatikan selama pelaksanaan magang.
Antusiasme mahasiswa terlihat selama sesi diskusi yang berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan diajukan terkait pemilihan perusahaan, bidang magang yang sesuai dengan minat, serta strategi menghadapi proses seleksi. Diskusi ini menunjukkan tingginya minat mahasiswa dalam mempersiapkan diri memasuki dunia industri secara lebih terarah.
Melalui workshop magang ini, PPA UGM berharap mahasiswa, khususnya angkatan 2024, dapat mempersiapkan diri dengan lebih matang sebelum memasuki dunia industri. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen program studi dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang aplikatif, relevan dengan kebutuhan industri, serta mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi dunia kerja.
Kegiatan tersebut juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pembelajaran berbasis pengalaman kerja, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan kesiapan mahasiswa memasuki dunia profesional, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri.



Mahasiswa Prodi Pengembangan Produk Agroindustri semester 4 yang terdiri dari Achmad Yoga Sundava, Muhammad Abdullah Muzaki, Woro Puspita, Nara Husnal Aufa, Nabila Widalista Putri, dan Jihan Dzakiyyatun Habibah juga turut serta dalam program ini melalui kegiatan praktik kerja lapang. Kolaborasi ini menjadi contoh sinergi yang baik antara perguruan tinggi dan komunitas difabel yang bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan inklusif, selaras dengan SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

