Universitas Gadjah Mada Agroindustri
Sekolah Vokasi
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang
    • Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri
    • Profil Lulusan
    • Prestasi Mahasiswa
    • Dosen
    • Teknisi Laboratorium
  • Pendidikan
    • Kurikulum
  • Riset
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Kemahasiswaan
  • Berita
  • Unduh
  • FAQ
  • Beranda
  • Kegiatan Mahasiswa
  • page. 2
Arsip:

Kegiatan Mahasiswa

Perdana Ikut Tea Class di Tambi Wonosobo, Tim PPA UGM Berhasil Juara Meracik Teh

Informasi TerkiniKegiatan Mahasiswa Wednesday, 3 January 2024

Yogyakarta – Pada hari Kamis, 21 Desember 2023, Tambi, Wonosobo menjadi tujuan istimewa bagi Dosen dan Mahasiswa dari Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri (PPA) Universitas Gadjah Mada (UGM). Mereka melaksanakan kunjungan bermanfaat dalam rangka mata kuliah Workshop Pengembangan Produk Kopi, Teh, dan Kakao yang dipenuhi dengan kegiatan edukatif.

Produk teh yang dikembangkan mahasiswa PPA pada kelas Workshop Pengembangan Produk (dok. Pribadi)

Agenda penuh harian ini membuka kreativitas dan pemahaman mahasiswa dengan serangkaian kegiatan menarik dari mulai Tambi Tea Class, Tea blending, dan Produk Workshop PPA 2020. Tambi Tea Class mengambil tema “From Garden to Cup”, menyuguhkan pengalaman tak terlupakan dalam menyelami berbagai jenis, aroma, rasa, dan proses penyeduhan teh terbaik langsung dari ahlinya. Dr. Ir. H. Rachmad Gunadi, M.S. sebagai ketua Dewan Teh Indonesia bertindak sebagai keynote speaker, didampingi narasumber lain yang merupakan Tea Master dan Ahli Pengolahan Teh.

Kelompok Pemenang Tea Blending (dok. Pribadi)

Sementara itu, pada sesi meracik Tea Blending peserta diberikan tantangan meracik teh dengan keunikan dan tujuan masing-masing. Keahlian mereka diuji dalam menciptakan “artisan tea” yang menggambarkan kekhasan dan tujuan tertentu. Tim PPA UGM muncul sebagai pemenang sesi Tea Blending, padahal merupakan pengalaman perdana. Terakhir, diadakan juga Produk Workshop PPA 202, dimana Para Tea Master berkesempatan mencicipi produk-produk dari Workshop PPA 2020 yang berfokus pada tema Teh. Mahasiswa dipertemukan dengan para ahli teh ini untuk mendapatkan masukan berharga serta saran terkait pengembangan produk yang telah mereka ciptakan.

Pesona Kebun Teh Tambi dan Tambi Tea Resort

Kebun Teh Tambi merupakan perkebunan teh yang menakjubkan, terletak di Desa Tambi, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, sekitar 16 kilometer dari dataran tinggi Dieng. Luas kebun yang mencapai 830 hektare ini berada di ketinggian 800 – 2.000 mdpl, menawarkan udara segar dengan panorama hamparan kebun teh hijau yang dikelilingi pegunungan.

Kebun Teh Tambi, yang telah berdiri sejak masa penjajahan Belanda pada tahun 1865, memiliki sejarah yang memukau selama 158 tahun. Tambi Tea Resort, awalnya merupakan aset non-perkebunan di bawah PT. Perkebunan Tambi, telah direbranding sebagai “Tambi Tea Resort” sejak tahun 2022, yang dikelola oleh PT. Maju Bersama Tambi.

Resort ini tidak hanya menjadi tempat penginapan, tetapi juga menjadi tempat relaksasi dan inspirasi dengan suasana yang menenangkan. Tambi Tea Resort menawarkan berbagai layanan yang melengkapi pengalaman menginap yang berkesan bagi pengunjungnya.

Kunjungan ini tidak hanya menyajikan pengalaman dalam pengembangan produk kopi, teh, dan kakao yang lebih baik, tetapi juga mendalami keindahan alam dan sejarah menarik di Kebun Teh Tambi.

CIMOY, Citarasa Nyoii Cireng Ayam Pedas dengan Gurihnya Keju Mozzarella Natural

Inspirasi KewirausahaanKegiatan Mahasiswa Wednesday, 3 January 2024

Yogyakarta – Penggemar olahan aci pasti mengenal cireng, adonan aci yang dibumbui dan digoreng. Rasa khas yang umami dan gurih menjadikan cireng primadona per-aci-an lain selain cilok dan cimol. Minat yang tinggi terhadap cireng pun menjadikan olahan cireng semakin beragam karena inovasinya, salah satunya CIMOY.

CIMOY merupakan cireng berbentuk pastel yang gurih dengan isian ayam bumbu pedas dan keju mozzarella. Rasa cireng yang gurih semakin mantap dengan perpaduan rasa pedas dari ayam bumbu yang wangi dan keju mozzarella yang gurih sedikit asam. Spesialnya CIMOY tidak hanya itu! CIMOY menghadirkan ciri produk yang memasukkan kesegaran keju natural mozzarella di dalam gurihnya produk cireng. Segarnya keju natural menjadi ciri khas cireng dari CIMOY yang bukan hanya pedas, umami, dan gurih lagi, tetapi Nyoii! Seperti tagline-nya, yaitu „Enak, Gurih, Nyoii!‟.

CIMOY dibuat dan dikembangkan oleh lima mahasiswa Pengembangan Produk Agroindustri UGM yang memulai penjualannya di Pameran Produk Kewirausahaan dan Workshop. Melalui kegiatan tersebut, proses kewirausahaan cireng ini dimulai dari perencanaan hingga pemasaran dan penjualannya. CIMOY akhirnya dipilih untuk dipasarkan karena terdapat angin segar bahwa cireng menjadi olahan aci yang sangat digemari. Tidak hanya itu, data kelayakan usaha pun berkata demikian. CIMOY memiliki prospek yang baik dalam keberlanjutan usaha yang profit dengan nilai keuntungan bersih telah menutup modal yang dikeluarkan (NPV).

Laris manis! Sesuai dengan perhitungan, CIMOY laris manis sejak pembukaan pemesanan perdananya pada 15 November 2023. Bahkan, hingga hari terakhir penjualan telah melebihi rencana kisaran minimal penjualan sebanyak 149 buah cireng per bulan. CIMOY sukses menjual 488 buah cireng hanya dalam 3 hari pameran dengan keuntungan bersih mencapai 47% dari total penghasilan. CIMOY memperoleh pengembalian modal usahanya pada penjualan bulan pertama (payback). Larisnya CIMOY hingga membuat antrian pemesanan produk mengular dari catatan hari sebelumnya. Bahkan, beberapa pelanggan yang datang tidak dapat mencicipi CIMOY karena kehabisan produk.

Suksesnya CIMOY sebagai wajah baru cireng di pasaran disebabkan kesesuaian produk CIMOY dengan keinginan pasar sehingga terjadi membludaknya permintaan pasar terhadap produk CIMOY. Rasa yang khas sukses memikat konsumen dan membuat ketagihan. Banyak konsumen yang kembali membeli karena enak dan nagih.

“Isi ayamnya nggak pelit, rasanya gurih pedes enak!” kurang lebih ungkap beberapa pelanggan yang selalu kembali setiap hari.

Tidak hanya itu, antusiasme semakin terasa dengan beberapa permintaan produk CIMOY dalam bentuk frozen food.

Otesan, Inovasi Produk Onigiri Rasa Khas Nusantara

Inspirasi KewirausahaanKegiatan Mahasiswa Wednesday, 3 January 2024

Dewasa ini, trend makanan cepat saji dan makanan siap santap terus berkembang. Salah satu makanan khas Jepang yang dikenal sebagai makanan siap santap yaitu onigiri. Pada umumnya, onigiri yang beredar di pasaran memiliki isian berupa daging ayam hingga ikan. 

Onigiri atau nasi kepal khas jepang merupakan makanan yang dipadatkan saat masih hangat dan dapat dibentuk seperti segitiga, bulat, atau yang lainnya. Onigiri termasuk makanan yang praktis dan mudah untuk dikonsumsi karena memiliki kemasan yang mudah untuk dibawa konsumennya. Pengembangan produk onigiri dilakukan dengan memberikan isian onigiri dengan tempe sambal hijau. Produk tersebut disebut dengan OTESAN “Onigiri Tempe Nusantara”. 

Otesan merupakan bentuk inovasi produk onigiri yang memiliki ciri khas dan berbeda dengan produk onigiri yang sudah ada di pasaran. Ciri khas yang diciptakan berupa isian tempe sambal hijau yang memiliki perpaduan cita rasa khas Jepang dan Nusantara. Rasa dari produk ini yaitu dominan gurih dan pedas dengan aroma khas onigiri. Produk ini menggunakan bahan baku yang segar dan berkualitas. Otesan diciptakan untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang tidak memiliki banyak waktu untuk sarapan dan makan siang. Onigiri tempe juga mampu memenuhi kebutuhan protein konsumen vegetarian yang tidak dapat memperoleh protein dari daging-dagingan. Kemasan yang digunakan Otesan praktis sehingga mudah dikonsumsi oleh konsumen dan dapat melindungi produk dari cemaran diluar produk. Produk Otesan mampu bertahan hingga 12 jam pada suhu ruang.

Otesan memiliki harga yang lebih terjangkau daripada produk onigiri lain. Produk Otesan dijual dengan harga Rp 5.000,00. Kegiatan promosi produk Otesan dilakukan melalui media sosial seperti WhatsApp dan Instagram dengan nama akun @Otesan.eat. Berdasarkan kegiatan kewirausahaan yang telah dilakukan, produk Otesan telah berhasil dipasarkan dalam jangkauan yang cukup luas. Konsumen yang paling banyak membeli khususnya adalah mahasiswa, karena produk ini banyak dipasarkan di area kampus. Kegiatan promosi dan pemasaran yang telah dilakukan dapat memberikan dampak yang positif yaitu konsumen mulai tertarik dengan produk Otesan. Keunikan pada produk Otesan mampu membuat produk ini habis terjual pada pameran kewirausahaan yang diadakan program studi Pengembangan Produk Agroindustri, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada.

Berdasarkan hasil analisis kelayakan usaha yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa usaha tidak layak dijalankan jika menggunakan metode net present value (NPV) dan Profitability Index (PI) karena memiliki nilai NPV<0 atau sebesar -13.710.227 dan nilai PI sebesar -0,86 atau nilai PI>1. Hasil analisis menggunakan metode Internal Rate of Return (IRR) dan Payback Periode (PP) dikatakan usaha layak dijalankan karena nilai IRR>1 atau bernilai 1,9 dan nilai payback periode sebesar 9,1 bulan atau kurang dari satu tahun. 

 

Jelly Bean, Inovasi Minuman Jelly Kacang Hijau yang Menyehatkan

Inspirasi KewirausahaanKegiatan Mahasiswa Wednesday, 3 January 2024

Yogyakarta – Pamor minuman berbahan dasar kacang hijau diambang titik kejenuhan. Faktanya, Inovasi pengembangan produk berbahan dasar kacang hijau semakin jarang. Makanan dengan kacang hijau identik dengan kesan jadul dan tidak menarik perhatian. Hal ini. ditambah dengan gempuran minuman kekinian yang lekat dengan kesan modern, aesthetic, dan varian rasa yang beragam. 

Menanggapi berbagai isu diatas, Jelly Bean menghadirkan suasana barus ditengah persaingan minuman kekinian. Jelly Bean merupakan pengembangan produk berbahan dasar kacang hijau sebagai jeli ditambah dengan perpaduan buah yang menyegarkan. Tak hanya menyajikan minuman dengan kesan modern, Jelly Bean menghadirkan sajian minuman dengan beragam gizi yang menyehatkan. 

Inovasi Jelly Bean dilatarbelakangi oleh munculnya minuman modern yang hanya menyajikan minuman manis dan berwarna, tetapi minim Gizi. Keprihatinan tersebut melahirkan inovasi jeli kacang hijau yang modern, aesthetic, dan menyehatkan. Seperti yang kita ketahui susu merupakan sumber protein hewani ditambah dengan kacang hijau sebagai sumber protein nabati. Tak hanya komponen tersebut buah-buahan lokal merupakan sumber vitamin yang merupakan penunjang kinerja berbagai organ tubuh agar dapat berfungsi dengan baik.

Foto Produk Jelly Bean (Sumber: Dokumetasi Pribadi)

 

Jelly Bean di inovasi dengan menggunakan tepung kacang hijau sebagai pangan lokal. Kombinasi antara lembutnya Jelly dan gurihnya susu melahirkan cita rasa yang autentik. Kesegaran buah yang dihasilkan oleh Jelly Bean mampu menghilangkan dahaga. Hal ini, sesuai dengan tagline-nya “Make Your Mood Until 10.0”. Artinya dengan mengkonsumsi minuman ini akan mengembalikan mood dan kebahagiaan sampai titik tertinggi.

Melihat berbagai fakta tersebut pastinya membawa persepsi bahwa Jelly Bean merupakan minuman dengan harga yang mahal. Tidak perlu kuatir, cukup dengan merogoh kocek Rp.8000 konsumen dapat menikmati minuman sehat di tengah cuaca panas Jogja. Soal kualitas pastinya Jelly Bean menghadirkan bahan yang berkualitas yang dijamin akan mutu produknya. Segera siapkan uang anda karena terdapat promo bagi beberapa pembeli pertama.

Usaha disebut tidak hanya dilihat dari profit jangka pendek, tetapi usaha yang memberikan keuntungan dan manfaat yang optimal dalam jangka waktu yang panjang. Usaha dikatakan layak dapat mengembalikan modal dengan waktu sesingkat-singkatnya. Lalu bagaimana dengan prospek Jelly Bean jika kita ingin bekerjasama dalam bentuk mitra? Akankah usaha memiliki prospek yang cerah. 

Berdasarkan perhitungan Payback Period modal yang diinvestasikan akan balik dalam waktu dua bulan. Selanjutnya, perhitungan IRR nilai yang dihasilkan yaitu 3,29 sehingga melebihi batas skor. Pada perhitungan NPV menghasilkan  nilai positif sehingga usaha layak untuk dilanjutkan. Kesimpulan tersebut dapat menjadi acuan dan pertimbangan  anda untuk bermitra dengan Jelly Bean. Bagaimana apakah anda berminat untuk bermitra dengan usaha ini?

 

Labireen: Inovasi Kuliner Bola Ubi Gula Aren, Lezat dan Menggugah Selera

Inspirasi KewirausahaanKegiatan Mahasiswa Wednesday, 3 January 2024

Dalam dunia kuliner yang terus berkembang, produk makanan yang inovatif dan unik selalu mendapatkan perhatian khusus dari para pecinta kuliner. Salah satu produk terbaru yang mencuri perhatian adalah “Bola Ubi Gula Aren”, sebuah kreasi luar biasa yang menggabungkan cita rasa lezat ubi dengan manisnya isian gula aren.

Bola ubi merupakan makanan yang berasal dari Bandung, Jawa Barat. Kudapan ini biasanya menjadi camilan pendamping teh atau kopi di sore hari ataupun dijadikan sebagai makanan pengganjal yang cukup mengenyangkan.

Bola ubi pada umumnya tidak memiliki isian atau kopong namun bola ubi yang ini berbeda. Labireen sendiri terbuat dari ubi jalar yang diisi dengan gula aren kemudian dibentuk menjadi bola. Proses pembuatanya dilakukan dengan cara digoreng hingga matang.

Labireen memiliki tiga varian topping rasa yaitu gula halus, keju, dan mix. Seporsi bola ubi gula aren dapat dibeli dengan harga Rp8.000 saja. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan harga promo bundling untuk pembelian 2 porsi seharga Rp15.000 apabila sudah mengikuti akun Instagram Labireen (@labireen_). 

Produk ini dipasarkan dengan harga yang murah dengan rasa lezat sehingga mencerminkan slogan produk yaitu “Terhidang nikmat, Harga bersahabat”. Walaupun masih baru, minat masyarakat yang tinggi membuat adanya antrian yang mengular di depan stand selama periode pameran. 

Harga yang terjangkau serta rasanya yang nikmat mendorong pelanggan untuk kembali lagi. Respon positif dari konsumen yang memuji cita rasa Labireen menjadi salah satu kunci kesuksesan produk di pasaran. 

Salah satu konsumen, Amira menilai bahwa bola ubi gula aren Labireen memiliki cita rasa yang enak serta tekstur yang lembut. “Tekstur dan rasanya pas. Terutama manis dari isian gula arennya yang autentik. Pas dan tidak berlebihan manisnya, jadi tidak buat eneg saat dimakan,” katanya.

Promosi Labireen selama pameran maupun secara online cukup gencar dilakukan sehingga dapat menarik banyak pelanggan untuk membeli. Selain itu, promosi mulut ke mulut juga memberikan dampak peningkatan penjualan produk Labireen selama tiga hari pameran.

Foto Bola Ubi Gula Aren: Labireen. (Sumber: Dokumen Pribadi)

Keberhasilan produk Labireen dapat dilihat dari tingginya volume penjualan yang menunjukkan bahwa produk ini memiliki potensi untuk menghasilkan laba. Modal yang digunakan untuk mengembangkan bisnis Labireen terbukti dapat kembali dalam waktu yang singkat. 

Keuntungan bersih yang diperoleh cukup tinggi mencapai 33,6%. Laba yang besar ini menjadi bukti jika bisnis bola ubi gula aren ini merupakan ide bisnis yang memiliki potensi besar serta menjanjikan dalam pasar makanan yang kompetitif. 

Realisteak: Inovasi Makanan Sehat, Peluang Usaha Yang Menjanjikan

Informasi TerkiniInspirasi KewirausahaanKegiatan Mahasiswa Wednesday, 3 January 2024

Yogyakarta – Belasan makanan olahan yang dikembangkan oleh mahasiswa prodi Pengembangan Produk Agroindustri, Universitas Gadjah Mada hadir dalam Pameran Produk Kewirausahaan dan Workshop di Lapangan Olahraga, Gedung DTHV, Sekolah Vokasi, UGM yang berlangsung pada 22-23 November 2023. Pameran ini merupakan bagian dari Praktikum Ide Kreatif dan Kewirausahaan, yang ditujukan untuk seluruh mahasiswa UGM dan masyarakat umum.

Salah satu jenis olahan yang cukup menjadi perhatian publik saat pameran berlangsung adalah produk yang dikembangkan oleh kelompok mahasiswa A1. Inovasi pengembangan produknya yaitu steak tempe atau yang mereka sebut dengan ‘Realisteak’. Realisteak memiliki makna tersirat yang seakan menunjukan ‘real steak’, padahal produk ini unik karena dikembangkan dengan bahan dasar tempe dan ayam. 

Foto Produk Realisteak (Sumber: Dokumentasi Pribadi)

Pemilihan bahan dasar pada steak yang dikembangkan adalah dengan beracuan pada produk yang diproduksi oleh tempat PKL yang telah dilaksanakan oleh kelompok A1 pada Juli, 2023 lalu. Namun, tidak hanya itu yang menjadi alasan usaha steak ini. Pemilihan tempe sebagai bahan dasar juga didasarkan pada data konsumsi tempe yang cukup tinggi di Indonesia. Menurut data BPS tahun 2022, Indonesia memiliki rata-rata konsumsi tempe per kapita sebanyak 0,146 kg setiap minggunya pada tahun 2021 dan mengalami peningkatan sebesar 4,29% pada tahun 2022. Disisi lain, menurut BSN tahun 2021, Indonesia juga menjadi negara produsen tempe terbesar di dunia dengan 81 ribu usaha pembuatan tempe yang memproduksi 2,4 juta ton tempe per tahun.

“Berbagai pertimbangan, kami mengembangkan produk Realisteak ini diharapkan bisa diterima oleh konsumen dengan baik,” tutur Aisya salah satu anggota kelompok A1 dan juga admin penjualan Realisteak. 

Realisteak yang dikembangkan oleh A1 dikenalkan kepada masyarakat sebagai makanan yang sehat namun memiliki harga yang terjangkau. Satu porsi Realistek terdapat 1 buah steak tempe dengan pelengkap yaitu mix vegetable berupa buncis dan wortel, potato wedges, dan saus BBQ spesial yang mana hanya dipatok dengan harga Rp 15.000 saja. Tentunya porsi yang disajikan cukup mengenyangkan, karena satu porsi Realisteak berisi 100 gram steak tempe. Keunikan lain dari seporsi Realisteak ini adalah saus BBQ-nya yang spesial karena home made dengan menggunakan bumbu rahasia. Wahh ternyata sesuai dengan tagline Realisteak ya, “unique sensation in every bite”.

Realisteak dibuat dengan resep rahasia yang mampu membuat para konsumen ketagihan. Hal tersebut ditandai dengan larisnya penjualan baik dari hari pertama sampai hari terakhir pameran. Bahkan banyak dari penggemar Realisteak yang kehabisan stok, karena stok Realisteak yang terbatas. Pecinta kuliner harus mencoba produk Realisteak dan nikmati sensasi unik dan flavourfull.

Penjualan yang cukup laris tersebut tidak berasal dari percobaan dan perencanaan yang sekedarnya. Namun, baik dari pembuatan resep, perencanaan biaya, sampai analisis kelayakan usaha telah direncanakan secara matang sebelum kegiatan pameran berlangsung.

A1 melakukan analisis kelayakan usaha untuk produk Realisteak melalui 7 pendekatan yaitu melalui BEP unit, NPV (Net Present Value), PP (Payback Period), IRR (Internal Rate of Return), PI (Profitablity Index), ROI (Rate of Investment) dan analisis sensitivitas yang mana dari pendekatan tersebut usaha produk Realisteak dikatakan layak. Tidak hanya cocok dipasarkan di pameran saja, produk Realisteak sangat menjanjikan untuk dijadikan usaha berkelanjutan yang menguntungkan.

“Kami tidak akan mengira jika peminat Realisteak akan sangat banyak, meskipun telah dilakukan analisis uji kelayakan usaha kita dikatakan layak. Jadi kami hanya memproduksi sebanyak 70 porsi saja, dan ternyata jumlah itu masih sangat kurang untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Alhamdulillah, kami mendapatkan keuntungan sekitar 2% dari modal awal atau sekitar Rp 305.500. Namun keuntungan dapat lebih maksimal jika usaha ini dilakukan secara kontinyu dan tidak melakukan product trial and error. Sangat menjanjikan jika ingin dijadikan usaha berkelanjutan untuk kedepannya,” tutur Devi salah satu anggota kelompok A1 sekaligus bagian produksi Realisteak. 

Mahasiswi PPA Terpilih sebagai Salah Satu Peserta 2023 Sookmyung UNESCO-UNITWIN Hackathon di Seoul, Korea Selatan

Informasi TerkiniKegiatan MahasiswaPrestasi Mahasiswa Tuesday, 28 November 2023

Yogyakarta, 28 Nopember 2023 – Miranda Carmila Vebina Br Tarigan, mahasiswi Program studi Pengembangan Produk Agroindustri (PPA) angkatan 2020 terpilih sebagai salah satu dari 12 mahasiswi UGM untuk mengikuti 2023 Sookmyung UNESCO-UNITWIN Hackathon di Seoul, Korea Selatan. Ke-12 mahasiswi yang terpilih ini merupakan yang terbaik dari 3 program pelatihan yang diselenggarakan pada bulan Mei dan Juli 2023 oleh Sookmyung Women University dan Universitas Gadjah Mada. Kegiatan Hackathon ini dijadwalkan akan berlangsung pada bulan November 2023.

dokumentasi pribadi

University Twinning and Networking (UNITWIN) adalah program yang didirikan pada tahun 1992 dalam Konferensi Umum ke-26 UNESCO dengan tujuan membangun kapasitas institusi pendidikan tinggi dan riset melalui pertukaran dan berbagi pengetahuan.

Sookmyung Women’s University, melalui program UNESCO, University Twinning and Networking Scheme (UNITWIN), memilih Universitas Gadjah Mada sebagai tuan rumah untuk menyoroti isu partisipasi perempuan di bidang kewirausahaan. Program yang berjudul “Sookmyung UNESCO UNITWIN Digital and Leadership Training” melibatkan mahasiswi dari Korea Selatan dan Indonesia.

Program pelatihan kepemimpinan bagi mahasiswi ini menghadirkan dosen ahli, profesor, serta peserta dari Korea Selatan untuk saling berbagi pengalaman mengenai kedua negara tersebut.

Prof. Younghoon Park, salah satu perwakilan dari Sookmyung Women’s University, menyatakan pentingnya program ini bagi kedua negara. “Saya sudah lama mempelajari karakteristik Indonesia, baik dari wilayahnya maupun karakter penduduknya. Saya rasa, Korea Selatan dan Indonesia memiliki beberapa kesamaan, terutama dalam hal mendorong partisipasi perempuan di berbagai bidang,” ungkap Younghoon.

Sookmyung Women’s University telah lama berpartisipasi dalam memajukan pendidikan bagi perempuan sejak tahun 1906, pada masa Dinasti Joseon. Sejak itu, universitas ini terus menjalin kerja sama dengan negara-negara lain untuk memperluas akses pendidikan bagi perempuan. Program Sookmyung University UNESCO UNITWIN juga telah dilaksanakan di empat negara Asia Tenggara, yaitu Vietnam, Laos, Kamboja, dan Indonesia. Mahasiswi peserta program ini akan menerima berbagai pelatihan, termasuk di antaranya pelatihan kewirausahaan, kepemimpinan, dan partisipasi di era digital.

PPA mengucapkan selamat kepada Miranda Carmila Vebina Br Tarigan atas pencapaiannya ini, dan kami berharap prestasinya dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkembang dan berkontribusi dalam skala global.

Mahasiswa Prodi Pengembangan Produk Agroindustri Meraih Juara III dalam MTQ Mahasiswa Nasional

Informasi TerkiniKegiatan MahasiswaPrestasi Mahasiswa Tuesday, 28 November 2023

Yogyakarta, 28 November 2023 – Prodi Pengembangan Produk Agroindustri (PPA) dengan bangga mengumumkan prestasi gemilang salah satu mahasiswanya, Gayuh Ardian Fajri, yang berhasil meraih Juara III dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Mahasiswa Nasional ke-XVII 2023 kategori Musabaqah Khaththil Qur’an Golongan Putra, yang diadakan di Universitas Brawijaya.

Gayuh Ardian Fajri meraih penghargaan ini melalui dedikasi, kerja keras, dan kecakapan luar biasa dalam seni kaligrafi Al-Qur’an. Keberhasilannya dalam ajang kompetisi tingkat nasional ini menjadi prestasi gemilang yang membanggakan bagi PPA serta seluruh komunitas akademik Universitas Gadjah Mada.

dokumen pribadi

Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN) adalah event yang diadakan setiap dua tahun sekali oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk memajukan bakat-bakat mahasiswa dalam bidang Tilawah Qur’an. Pada tahun 2023, acara ini dihelat di Universitas Brawijaya, Malang.

Sementara itu, Universitas Gadjah Mada menempati peringkat ke-6. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Hakim MTQMN, Prof. Kiai Haki Said Agil Husein Al Munawar, di Gedung Samantha Krida, Kota Malang.

Dalam pidatonya, Prof. Said menyampaikan bahwa terdapat 250 perguruan tinggi yang berpartisipasi dalam ajang MTQMN XVII. “Dari 250 kampus yang berpartisipasi, ada 53 yang meraih prestasi,” ungkapnya.

Prestasi yang diraih oleh Gayuh Ardian Fajri menjadi momen yang memotivasi dan memberi dorongan bagi mahasiswa lainnya untuk mengejar prestasi serupa. Melalui pencapaian ini, diharapkan dapat membangkitkan semangat dalam meniti pendidikan dan ikut serta mengukir prestasi bagi Universitas Gadjah Mada di tingkat nasional.

PPA turut mengucapkan selamat kepada Gayuh Ardian Fajri atas pencapaian luar biasa ini. Semoga keberhasilannya menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki.

12

Recent Posts

  • Kegiatan Temu Alumni PPA: Menjembatani Kurikulum Akademik dan Kebutuhan Dunia Kerja
  • Mini Expo Inovasi Produk PPA Angkatan 2022: Wadah Apresiasi dan Eksplorasi Inovasi Mahasiswa
  • Pengembangan UMKM Berbasis Potensi Lokal: Branding dan Sterilisasi Produk Pasta Bawang
  • Kopi Organik Robusta Sleman: Dari Cita Rasa Unggul Menuju Kesejahteraan Petani
  • Transformasi Sensoris Kopi Robusta Sleman Melalui Perlakuan Roasting

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter on Hello world!
  2. SITI ZULAIKHA on Pengembangan Produk Agroindustri
  3. Anung Solo on Kurikulum
  4. Wisnu Hari Murti on Kurikulum
  5. esklapasawit on Peneriman Mahasiswa
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Sarjana Terapan
Pengembangan Produk Agroindustri
Sekolah Vokasi
Universitas Gadjah Mada
Jl. Yacaranda, Sekip Unit II
Yogyakarta, Indonesia 55281
Email: agroindustri-sv@ugm.ac.id
Telp.: (0274) 556771

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY