Dosen Program Pengembangan Produk Agroindustri (PPA), Sekolah Vokasi UGM, berkolaborasi dengan dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM dalam mendampingi anggota Koperasi Produsen Amanah Jaya Abadi di Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang. Kegiatan yang dilaksanakan pada 8 September 2026 di Desa Adipuro ini diikuti oleh 20 peserta yang sebagian besar merupakan keluarga petani. Pendampingan ini menggabungkan aspek teknologi pengolahan hasil pertanian dan pengelolaan usaha. Nadia Awalina B.M., S.T.P., M.FoodScTech., dosen PPA Sekolah Vokasi UGM, menyampaikan materi mengenai teknologi pengeringan menggunakan cabinet dryer. Sementara itu, Azellia Alma Shafira, S.E., M.Sc., dosen FEB UGM, memberikan materi mengenai pengelolaan usaha dan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP).
Dalam sesi teknologi pangan, peserta diperkenalkan pada penggunaan cabinet dryer untuk mengolah sayuran segar menjadi produk kering. Alat yang digunakan memiliki kapasitas hingga 12 tray dan dapat mengolah sekitar 5 kg daun bawang dalam satu kali proses, tergantung kondisi bahan dan pengaturan pengeringan. Peserta juga diperkenalkan pada proses pengolahan yang bertujuan mempertahankan kualitas, terutama warna hijau dan karakter aroma daun bawang. Parameter pengeringan yang diperkenalkan dalam kegiatan ini mengacu pada hasil riset sebelumnya, yaitu steam blanching selama 1–2 menit yang dilanjutkan dengan pengeringan pada suhu 60°C selama sekitar 8 jam.

Selain teknologi pengolahan, peserta belajar menghitung HPP daun bawang segar dan kering serta memahami komponen biaya, margin, keuntungan, dan markup. Materi ini membantu peserta melihat potensi nilai tambah sekaligus memahami aspek ekonomi dalam pengembangan produk olahan hasil pertanian. Peserta juga menunjukkan ketertarikan untuk memanfaatkan cabinet dryer pada komoditas lain, seperti buah dan berbagai hasil pertanian. Hal ini membuka peluang pengembangan produk olahan berbasis komoditas lokal di wilayah Kaliangkrik.


Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat UGM yang didukung oleh Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang. Program direncanakan berlanjut pada tahun berikutnya dengan fokus pada penguatan kelembagaan dan pendampingan usaha, termasuk melalui kolaborasi dengan mahasiswa KKN. Kolaborasi antara PPA Sekolah Vokasi dan FEB UGM dalam kegiatan ini menunjukkan pendekatan multidisiplin dalam pemberdayaan masyarakat, dengan menggabungkan teknologi pengolahan pangan dan penguatan aspek bisnis untuk mendukung peningkatan nilai tambah hasil pertanian lokal.
Kegiatan ini juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui penguatan pemanfaatan dan pengolahan hasil pertanian, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatan kapasitas usaha dan peluang nilai tambah bagi petani, serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui pengembangan pengolahan hasil pertanian menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan umur simpan lebih panjang.
Penulis : Nadia Awalina Bunga Massita, S.T.P., M.Sc.