
LAMPUNG TENGAH – Di balik produk pangan yang sampai ke tangan konsumen, terdapat proses pengendalian mutu yang panjang dan ketat. Hal inilah yang dipelajari secara langsung oleh dua mahasiswa Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri, Octhateani dan Mutia, selama mengikuti program magang industri di Great Giant Foods (PT Great Giant Pineapple), Lampung Tengah.
Magang yang berlangsung pada 19 Januari hingga 2 Mei 2026 ini dilaksanakan di fasilitas perusahaan yang berlokasi di Jl. Raya Lintas Timur Arah Menggala, Km. 77 Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung. Selama kegiatan berlangsung, kedua mahasiswa ditempatkan di Divisi Quality Control yang berperan penting dalam menjaga kualitas produk agar tetap sesuai dengan standar perusahaan maupun permintaan buyer.
Melalui kegiatan magang ini, Octhateani dan Mutia tidak hanya belajar mengenai proses pengujian mutu, tetapi juga mengasah kemampuan profesional seperti manajemen waktu, analisis dan penyajian data, komunikasi, serta pemecahan masalah. Kompetensi tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk memahami ritme kerja industri secara langsung.
Dalam proyeknya, Octhateani berfokus pada validasi proses termal atau pasteurisasi produk nanas kaleng. Pengujian dilakukan menggunakan pendekatan worst case untuk memastikan proses pasteurisasi mampu mencapai standar yang ditetapkan, terutama dalam mendukung inaktivasi mikroba. Ia juga melakukan pengujian distribusi panas pada retort untuk melihat pemerataan suhu, serta validasi raw juice dalam buffer tank guna mengetahui batas waktu penundaan sebelum kualitas produk mengalami penurunan secara sensoris.
Sementara itu, Mutia mengkaji proses pelabelan, pengemasan, dan pengendalian mutu produk akhir. Melalui pendekatan Six Sigma, ia menganalisis penyimpangan pada proses labelling and packaging untuk menyusun rencana perbaikan. Selain itu, ia juga mempelajari pengaruh variasi fill weight dan style produk terhadap perubahan drained weight, sehingga dapat memberikan insight bagi proses produksi nanas kaleng.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Quality Control bukan hanya tentang memeriksa produk akhir, tetapi juga memastikan setiap tahapan produksi berjalan sesuai standar. Mulai dari proses termal, pengemasan, pelabelan, hingga kesesuaian produk dengan kebutuhan buyer, semuanya menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan konsumen.
Program magang ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Melalui pengalaman langsung di industri, mahasiswa dapat memahami bagaimana inovasi, efisiensi, dan pengendalian mutu berperan dalam mendukung produksi pangan yang berkelanjutan.
Bagi Octhateani dan Mutia, salah satu hal paling berkesan selama magang adalah lingkungan kerja yang ramah dan terbuka terhadap mahasiswa magang. Suasana tersebut membuat mereka lebih leluasa untuk belajar, bertanya, dan terlibat dalam kegiatan perusahaan.
“Lingkungan kerja di Great Giant Foods sangat ramah dan terbuka bagi anak magang. Kami merasa diberi kesempatan untuk belajar langsung, berdiskusi, dan memahami proses pengendalian mutu di industri secara lebih nyata,” ungkap mereka.
Melalui program magang ini, mahasiswa diharapkan mampu membawa pengalaman dan wawasan baru dalam bidang Quality Control, sekaligus semakin siap menghadapi tantangan dunia kerja di industri pangan yang terus berkembang.
Penulis : Melany Ayudya
Editor : AMR