Universitas Gadjah Mada Agroindustri
Sekolah Vokasi
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang
    • Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri
    • Profil Lulusan
    • Prestasi Mahasiswa
    • Dosen
    • Teknisi Laboratorium
  • Pendidikan
    • Kurikulum
  • Riset
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Kemahasiswaan
  • Berita
  • Unduh
  • FAQ
  • Beranda
  • SDG 5: Kesetaraan Gender
  • SDG 5: Kesetaraan Gender
Arsip:

SDG 5: Kesetaraan Gender

UGM Perkuat Manajemen Usaha KWT Guyub Rukun Purwobinangun melalui Pendampingan Berkelanjutan

Informasi TerkiniPengabdian Monday, 14 September 2026

Sleman, 14 Agustus 2026 – Universitas Gadjah Mada (UGM) memperkuat kapasitas kelompok wanita tani (KWT) Guyub Rukun dan UMKM di Desa Purwobinangun, Sleman, melalui pelatihan manajemen ekonomi dan perencanaan usaha. Kegiatan ini menjadi bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) UGM Skema Pengembangan Tahun 2026 yang diketuai oleh Sonia Dora Febri Esa, S.T.P.,M.Sc dari prodi Pengembangan Produk Agroindustri Sekolah Vokasi UGM yang diarahkan agar pelaku usaha lokal tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga dapat mengelola keuangan dan merencanakan pengembangan usaha secara berkelanjutan.

Kegiatan berjudul “Penguatan Manajemen Ekonomi dan Perencanaan Usaha UMKM” tersebut dilaksanakan di Ruang Pertemuan Kantor Desa Purwobinangun dengan melibatkan KWT Guyub Rukun, perwakilan UMKM, perwakilan  KWT di Desa Purwobinangun, serta pendamping KWT dari UPT BP4 Wilayah Pakem.

Program ini merupakan bagian dari pendampingan masyarakat yang telah dilakukan secara bertahap sejak 2023. Pada tahap sebelumnya, pendampingan difokuskan pada perancangan dan pengembangan produk pangan lokal hingga fasilitasi sertifikasi halal dan pengajuan izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) pada KWT Guyub Rukun. Memasuki 2026, program diarahkan pada penguatan aspek manajerial agar produk yang telah dikembangkan dapat didukung dengan pengelolaan usaha yang lebih baik.

Penguatan kapasitas tersebut relevan dengan besarnya peran UMKM dalam perekonomian Indonesia. Penguatan kemampuan manajemen dan literasi keuangan pelaku UMKM menjadi penting untuk mendukung keberlanjutan usaha.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat UGM bersama KWT dan pelaku UMKM Desa Perwobinangun dalam kegiatan penguatan manajemen ekonomi dan perencanaan usaha.

Materi pelatihan disampaikan oleh Elton Buyung Satrianto, S.E., MBA, dosen Departemen Ekonomika dan Bisnis, Sekolah Vokasi UGM. Peserta memperoleh pembekalan mengenai perancangan model bisnis, pengelolaan keuangan, penghitungan biaya produksi, hingga perencanaan keuntungan usaha.

Melalui pendekatan Business Model Canvas (BMC), peserta diajak memetakan elemen penting dalam usaha, mulai dari keunggulan produk, segmen pelanggan, aktivitas utama, hingga mitra yang dibutuhkan untuk mendukung keberlanjutan usaha. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya memisahkan keuangan pribadi dan usaha serta melakukan pencatatan keuangan secara rutin.

Pelatihan tidak berhenti pada pemahaman konsep. Peserta melakukan praktik menghitung Harga Pokok Produksi (HPP), laba, dan target keuntungan (profit plan) berdasarkan produk yang mereka kembangkan. Melalui praktik tersebut, peserta dapat mengetahui struktur biaya produknya dan menentukan harga serta target keuntungan secara lebih terukur.

Peserta mempraktikkan penghitungan Harga Pokok Produksi (HPP) dan perencanaan keuntungan berdasarkan produk usaha masing-masing.

Perwakilan Pemerintah Desa Purwobinangun Warsono, S.Pd. selaku Ulu-Ulu (Kepala Seksi Kemakmuran) menyambut baik pendampingan yang dilakukan UGM. Penguatan kemampuan pengelolaan keuangan dinilai penting agar KWT dan pelaku UMKM mampu menjaga keberlanjutan usaha serta mengelola pendapatan dan biaya produksi secara lebih sehat.

Ketua KWT Guyub Rukun, Suyati, juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan perspektif baru bagi pelaku usaha. Pengembangan usaha, menurutnya, tidak cukup hanya dengan menghasilkan dan memasarkan produk, tetapi perlu didukung kemampuan mengelola keuangan dan merencanakan usaha.

Ketua Pelaksana PKM, Sonia Dora Febri Esa, S.T.P., M.Sc., menjelaskan bahwa program dirancang sebagai pendampingan bertahap agar kelompok memiliki kapasitas untuk mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.

“Pendampingan ini kami lakukan secara bertahap, mulai dari perencanaan produk hingga pengembangan usaha. Harapannya, KWT tidak hanya mampu menghasilkan produk, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengelola dan mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Sonia.

Setelah penguatan manajemen ekonomi dan perencanaan usaha, program akan dilanjutkan dengan analisis pasar dan penguatan branding produk KWT Guyub Rukun. Tahapan tersebut diarahkan untuk membantu kelompok memahami kebutuhan konsumen sekaligus membangun identitas produk yang lebih kuat dan memiliki daya saing.

Melalui pendampingan berkelanjutan, program Pengabdian kepada Masyarakat UGM di Purwobinangun diharapkan tidak berhenti pada transfer pengetahuan, tetapi mampu membangun kapasitas masyarakat dari hulu hingga hilir. Penguatan pengembangan produk, legalitas, manajemen keuangan, analisis pasar, dan branding diharapkan dapat mendorong KWT dan UMKM mengembangkan potensi pangan lokal menjadi usaha yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Mendukung SDGs: SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 5 (Kesetaraan Gender), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Penulis : Setyo Nurcahyani

Perkuat Legalitas dan Pemasaran Digital, Tim PkM PPA SV UGM Dampingi UMKM Pasta Bawang Merah Demangrejo

Uncategorized Friday, 31 July 2026

Sosialisasi SPP-IRT dan e-commerce diarahkan untuk meningkatkan keamanan pangan, kepercayaan konsumen, serta daya saing produk lokal.

Gambar 1. Tim PkM Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri SV UGM bersama peserta kegiatan di Gedung Field Research Center, Kulon Progo, Senin (20/7/2026).

YOGYAKARTA – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri (PPA), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, menyelenggarakan sosialisasi Sertifikat Pemenuhan Komitmen Produksi Pangan Olahan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT) dan e-commerce di Gedung Field Research Center (FRC), Kulon Progo, Senin, 20 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh anggota Kelompok Desa Prima yang terdiri atas Kelompok Wanita Tani serta Karang Taruna Sinar Mutiara, Kalurahan Demangrejo.

Gambar 2. Pembukaan di Ballrom Gedung Field Research Center, Kulon Progo Dipimpin oleh Dr. Ir. Wildan Fajar Bachtiar, S.T., M.S.

Kegiatan yang dipimpin oleh Dr. Ir. Wildan Fajar Bachtiar, S.T., M.S. tersebut bertujuan memperkuat pemahaman pelaku usaha mengenai legalitas dan keamanan pangan, sekaligus meningkatkan kapasitas pemasaran digital produk pasta bawang merah. Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya mendorong produk lokal agar lebih dipercaya konsumen, memiliki akses pasar yang lebih luas, dan mampu bersaing secara berkelanjutan.

Perkembangan perdagangan berbasis digital membuka peluang besar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah untuk menjangkau konsumen secara lebih luas. Namun, peluang tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh Kelompok Desa Prima karena keterbatasan literasi pemasaran digital. Di sisi lain, produk pasta bawang merah yang dikembangkan kelompok juga masih memerlukan pemenuhan aspek legalitas sebagai salah satu dasar penguatan mutu dan kepercayaan pasar.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, peserta dibagi ke dalam dua kelas. Anggota Kelompok Wanita Tani mengikuti sosialisasi SPP-IRT, sedangkan anggota Karang Taruna Sinar Mutiara mengikuti pelatihan e-commerce sebagai calon pengelola pemasaran produk secara digital.

Pada kelas SPP-IRT, Dr.Agr.Sc. Ir. Sri Wijanarti, S.T.P., M.Sc. menjelaskan pentingnya legalitas pangan bagi UMKM, persyaratan administrasi pengajuan SPP-IRT, serta penerapan sanitasi dan keamanan pangan sesuai Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPOB-IRT). Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai tahapan perizinan dan melakukan simulasi pengisian formulir pendaftaran melalui sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA).

Sementara itu, pada kelas e-commerce, Anjar Kistia Purwaditya, S.T.P., M.Sc. memberikan materi mengenai pemanfaatan platform digital, strategi dasar pemasaran daring, dan pentingnya digitalisasi bagi pengembangan UMKM. Peserta juga diperkenalkan pada aplikasi pembuatan konten, termasuk Canva, untuk mendukung penyusunan materi promosi yang menarik, informatif, dan profesional.

Untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, tim pelaksana memberikan pre-test sebelum penyampaian materi dan post-test setelah kegiatan. Evaluasi tersebut digunakan untuk melihat efektivitas pembelajaran sekaligus menjadi dasar bagi pendampingan lanjutan.

Melalui kegiatan ini, Kelompok Desa Prima diharapkan mampu memahami alur pengurusan SPP-IRT dan menyiapkan dokumen persyaratan sebagai langkah awal legalisasi produk. Pada saat yang sama, anggota Karang Taruna diharapkan mampu mengelola akun media sosial, menyusun konten promosi, dan mengembangkan pemasaran digital secara mandiri.

Program ini mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan kapasitas usaha, legalitas produk, keamanan pangan, penerapan CPPOB-IRT, dan perluasan akses pasar bagi UMKM. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap SDG 5 tentang Kesetaraan Gender melalui peningkatan kapasitas dan partisipasi ekonomi anggota Kelompok Wanita Tani, serta SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemanfaatan teknologi digital dan platform e-commerce untuk mendukung inovasi pemasaran industri pangan skala kecil. Tim PkM PPA SV UGM berharap kegiatan ini tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi menjadi awal dari proses pendampingan yang berkelanjutan hingga produk pasta bawang merah Demangrejo memperoleh legalitas, memiliki identitas pemasaran yang kuat, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Recent Posts

  • UGM Perkuat Manajemen Usaha KWT Guyub Rukun Purwobinangun melalui Pendampingan Berkelanjutan
  • Tingkatkan Pemahaman Petani Bugel dengan Pemahaman Karakteristik dan Penanganan Pascapanen Melon Premium
  • Penguatan rantai pasok dari hulu hingga hilir menjadi salah satu kunci meningkatkan nilai tambah produk pertanian, efisiensi agroindustri, transparansi produk, serta keberlanjutan ekonomi bagi seluruh pelaku rantai pasok.
  • Mengapa Manfaat Kolagen Berbeda pada Setiap Orang? Penelitian Ungkap Peran Penting Enzim Pencernaan
  • Dari Daun Teh Tua Menjadi Penyerap Oksigen, Inovasi Bahan Alami untuk Kemasan Pangan Berkelanjutan

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter on Hello world!
  2. SITI ZULAIKHA on Pengembangan Produk Agroindustri
  3. Anung Solo on Kurikulum
  4. Wisnu Hari Murti on Kurikulum
  5. esklapasawit on Peneriman Mahasiswa
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Sarjana Terapan
Pengembangan Produk Agroindustri
Sekolah Vokasi
Universitas Gadjah Mada
Jl. Yacaranda, Sekip Unit II
Yogyakarta, Indonesia 55281
Email: agroindustri-sv@ugm.ac.id
Telp.: (0274) 556771

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY