Universitas Gadjah Mada Agroindustri
Sekolah Vokasi
Universitas Gadjah Mada
  • Tentang
    • Sarjana Terapan Pengembangan Produk Agroindustri
    • Profil Lulusan
    • Prestasi Mahasiswa
    • Dosen
    • Teknisi Laboratorium
  • Pendidikan
    • Kurikulum
  • Riset
    • Penelitian
    • Pengabdian Masyarakat
  • Kemahasiswaan
  • Berita
  • Unduh
  • FAQ
  • Beranda
  • Informasi Terkini
  • Belajar Mutu dari Lini Produksi: Mahasiswa Agroindustri Kembangkan Kompetensi QA di Garuda Beverage Sukses

Belajar Mutu dari Lini Produksi: Mahasiswa Agroindustri Kembangkan Kompetensi QA di Garuda Beverage Sukses

  • Informasi Terkini, Kegiatan Mahasiswa
  • 27 May 2026, 15.12
  • Oleh: freidawaltaeveleen
  • 0

BOGOR – Dunia industri menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi sekaligus memahami penerapan ilmu secara langsung. Melalui program magang industri, dua mahasiswa Program Studi Pengembangan Produk Agroindustri, Melany dan Fasa, berkesempatan menjalani pengalaman praktik di PT Triteguh Manunggal Sejati – Garuda Beverage Sukses, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Kegiatan magang yang berlangsung pada 2 Februari hingga 30 April 2026 ini menempatkan kedua mahasiswa di Divisi Quality Assurance. Divisi tersebut memiliki peran penting dalam menjaga mutu, keamanan, dan konsistensi produk minuman sebelum sampai ke tangan konsumen.

Selama magang, Melany dan Fasa mempelajari berbagai aspek penting dalam industri minuman, mulai dari tahapan proses produksi, analisis alur proses, penerapan standar mutu berbasis Good Manufacturing Practices (GMP), hingga pengenalan HIRADC sebagai bagian dari upaya mendukung Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pengalaman ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap SDG 4 Pendidikan Berkualitas dan SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, karena membantu mahasiswa meningkatkan keterampilan teknis serta kesiapan menghadapi dunia kerja.

Dalam praktiknya, kedua mahasiswa turut mempelajari pengendalian mutu produk Mountea, Okky Jelly Drink, dan Okky Koko Drink melalui pengukuran parameter kritis seperti Brix, pH, dan gramasi nata de coco. Parameter tersebut digunakan untuk memastikan rasa, tingkat keasaman, serta komposisi produk tetap sesuai standar perusahaan. Mereka juga mempelajari proses High Temperature Short Time (HTST) dengan bantuan data logger untuk memantau kestabilan suhu pasteurisasi, sehingga keamanan dan kualitas produk dapat tetap terjaga.

Selain itu, Melany dan Fasa memperoleh pengalaman dalam penyusunan alur proses produksi beserta spesifikasi alat, analisis dan evaluasi mutu produk, uji produksi skala pabrik melalui Pre-Site Acceptance Test (Pre-SAT) dan Site Acceptance Test (SAT), serta uji push-pull pada kemasan produk Mountea dan Okky Jelly Drink. Rangkaian kegiatan tersebut sejalan dengan SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab karena mendukung proses produksi yang lebih terkendali, inovatif, dan berorientasi pada mutu.

“Hal yang paling berkesan adalah mempelajari proses pembentukan jelly yang ternyata penuh dengan tantangan karena rawan cairan yang tidak merata,” ungkap Melany. Proses ini membutuhkan presisi tinggi dalam pengendalian suhu, waktu, dan komposisi bahan untuk menghasilkan tekstur dan konsistensi yang sempurna.

Pengalaman lainnya yang tak terlupakan adalah memahami teori bagaimana nata de coco dapat melayang di dalam medium cair dan jelly. Hal ini membuka wawasan baru tentang hubungan antara kepadatan (density), pH, dan komposisi kimia produk.

“Lingkungan magang sangat menyenangkan karena bertemu dengan mentor berpengalaman dan teman-teman dari universitas lain yang sama-sama bersemangat belajar,” tambah Fasa. Kolaborasi ini menciptakan suasana belajar yang dinamis dan saling mendukung.

Program magang ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam menyiapkan mahasiswa yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan kerja. Melalui pengalaman langsung di PT Triteguh Manunggal Sejati – Garuda Beverage Sukses, mahasiswa diharapkan mampu membawa wawasan baru dalam pengembangan industri pangan yang berkualitas dan berkelanjutan. 

Penulis : Melany 

Editor : AMR 

Tags: PPA UGM SDG 12: Konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi SDG 9: Industri Inovasi dan Infrastruktur Sekolah Vokasi UGM

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Recent Posts

  • Belajar Mutu dari Lini Produksi: Mahasiswa Agroindustri Kembangkan Kompetensi QA di Garuda Beverage Sukses
  • Dorong Inovasi Pangan Lokal dengan Pengembangan Susu Nabati Berbasis Sorgum
  • Dari 81.800 Pendaftar, Mahasiswi PPA UGM Lolos Google Student Ambassador 2026
  • Traceability dan Rantai Pasok Halal Jadi Faktor Utama Meningkatkan Kepercayaan Konsumen
  • Sinergi Berkelanjutan: PT Gambino Artisan Prima Fasilitasi Mahasiswa Magang Pengembangan Produk Agroindustri Kembangkan Inovasi QC Berbasis SDGs

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter on Hello world!
  2. SITI ZULAIKHA on Pengembangan Produk Agroindustri
  3. Anung Solo on Kurikulum
  4. Wisnu Hari Murti on Kurikulum
  5. esklapasawit on Peneriman Mahasiswa
Universitas Gadjah Mada

Program Studi Sarjana Terapan
Pengembangan Produk Agroindustri
Sekolah Vokasi
Universitas Gadjah Mada
Jl. Yacaranda, Sekip Unit II
Yogyakarta, Indonesia 55281
Email: agroindustri-sv@ugm.ac.id
Telp.: (0274) 556771

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY